Dilan Siap Bangkitkan Ekonomi dan Atasi Kesenjangan di Makassar

MAKASSAR, LIPUTAN8.COM — Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal-Fadli Ananda alias Dilan, menaruh atensi terhadap kondisi ekonomi nasional dan Kota Makassar, Sulsel, yang memburuk dihantam pandemi COVID-19. Pertumbuhan ekonomi nasional diketahui minus 5,3%, sedangkan Sulsel juga mengalami kontraksi 3,87%.

Deng Ical-sapaan akrab Syamsu Rizal, menyampaikan guna membangkitkan perekonomian, dibutuhkan sinergitas dan kerja nyata. Tidak bisa pemerintah sendirian, begitu pula dengan swasta maupun masyarakat.

Olehnya itu, didorongnya gerakan ‘Ayo Kerja’ untuk mengakselerasi perekonomian Kota Daeng-sebutan lain Kota Makassar.

“Ini alarm bagi kita semua untuk terus bekerja. Makanya, salah satu pilar penting dalam pembangunan Makassar ke depan adalah Ayo Kerja,” ujar Deng Ical pada peresmian posko to ha’le di Jalan Malengkeri, Kota Makassar, Sabtu (8/8/2020).

Ia menjelaskan gerakan ‘Ayo Kerja’ dapat menjadi pilar penting dalam membangkitkan kembali ekonomi Kota Makassar. Toh, kota ini memiliki potensi pertumbuhan ekonomi tinggi. Hanya saja, perlu diperhatikan bahwa Makassar juga punya risiko atau tingkat kerawanan sosial yang tinggi.

Bersama Fadli Ananda, kader tulen Muhammadiyah itu menjelaskan salah satu problematika yang menjadi prioritasnya jika diberi amanah memimpin Makassar adalah mengatasi kesenjangan sosial ekonomi. Masyarakat Makassar harus bisa merasakan dampak ekonomi, dalam hal ini kesejahteraan secara merata.

“Kalau kesenjangan begitu menganga, dalam kesulitan ekonomi, Makassar sangat rawan. Inilah yang penting disadari dan dijaga ke depan,” ujar Ketua PMI Kota Makassar itu.

Hadir dalam acara tersebut, pasangan Deng Ical, Fadli Ananda dan mantan Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin (IAS). Selain itu,  sejumlah tokoh juga turut hadir.

IAS dalam sambutannya mengatakan, pasangan Dilan adalah satu-satunya pasangan calon yang paling siap memimpin Kota Makassar. Bukan hanya dari sisi kemampuan dan kapasitas, tapi juga dari aspek pengalaman.

“Makanya, sedikit lagi Dilan ini memimpin Makassar sebagai wali kota dan wakil wali kota. Mereka paket komplet, saling melengkapi. Sisa menambah tiga huruf saja, yakni TIK,” jelasnya.

Karena itu, mantan Wali Kota Makassar dua periode ini menyebut menjadi tugas semua relawan dan dan tim untuk mewujudkan itu. Kalau sudah ditambah Tik, maka menjadi Dilantik, maka Kota Makassar akan lebih baik ke depan. (**)