Erwin Aksa Bermanuver, Gerindra Bisa Tinggalkan Danny?

MAKASSAR, LIPUTAN8.COM — Wakil Ketua DPP Partai Golkar, Erwin Aksa dalam sepekan terakhir bermanuver menemui sejumlah tokoh kunci Partai Gerindra. Manuver ini diyakini untuk mengalihkan dukungan Gerindra dari Danny Pomanto.

Baru-baru ini, ia menemui Ahmad Muzani, Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Selasa (7/7/2020).

Sepekan sebelumnya, Rabu (1/7/2020) Erwin Aksa menemui Ketua DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto di Kantor Menteri Pertahanan RI.

Besoknya, Kamis (2/7/2020), kakak ipar bakal calon Walikota Makassar Munafri Arifuddin (Appi) itu juga bertemu Ketua DPD Gerindra Sulsel, Andi Iwan Darmawan Aras.

Lobi tingkat tinggi putra sulung Aksa Mahmud ini tidak bisa dianggap remeh. CEO Bosowa Group ini, sangat dekat dengan Prabowo Subianto.

Di Pilpres 2019 kemarin, Erwin merupakan ujung tombak pemenangan Prabowo-Sandi di Sulawesi Selatan. Bahkan Erwin pun disebut-sebut sebagai tokoh di balik kemenangan Anies-Sandi di Pilkada DKI Jakarta 2017.

Pasca menerima kartu anggota Partai Gerindra, Moh Ramdhan Pomanto (Danny) yang baru-baru ini pindah dari Nasdem ke Gerindra bisa gigit jari. Surat sakti Partai Gerindra yang baru-baru ini dikantongi calon petahana Walikota Makassar itu bisa saja berubah 180 derajat.

Saat dikonfirmasi mengenai manuver sowan politiknya tersebut, Erwin Aksa tidak memberi jawaban. Ia hanya membalas dengan tawa kecil via pesan Whatsapp.

Direktur Eksekutif Indeks Politica Indonesia, Suwadi Idris Amir, menilai gerakan Erwin Aksa bisa merubah peta dukungan partai politik di Pilwalkot Makassar.

“Erwin Aksa bukan orang sembarang di panggung politik nasional. Menuver yang ia lakukan tidak bisa dipandang sebelah mata,” kata Suwadi, Rabu (8/7/2020).

Terpisah, Wakil ketua DPD Gerindra Sulsel, Sawaluddin Arief, memberi sinyalemen bahwa keputusan Partai Gerindra bisa saja berubah. Surat sakti yang dipegang Danny belum final.

“Partai Gerindra belum mengeluarkan rekomendasi resmi untuk pasngan calon Walikota dan Wakil Walikota Makassar sesuai syarat yang ditetapkan oleh KPU (B1KWK.red),” kata Sawal. (**)