Fakultas Keperawatan Unhas Bantu Kebutuhan Pokok Mahasiswa Terdampak Covid-19

MAKASSAR, LIPUTAN8.COM — Fakultas Keperawatan (FKep) Universitas Hasanuddin kembali mengambil peran dalam situasi wabah pandemi global Covid-19.

Usai menyalurkan Alat Pelindung Diri (APD) pada sejumlah Rumah Sakit rujukan, Kamis (9/4) FKep Unhas menyalurkan bantuan paket bahan pokok untuk mahasiswa yang masih memilih berdiam di sekitar lingkup kampus Unhas.

Pada kesempatan wawancara, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FKep Unhas, Syahrul Said, S.Kep, Ns, M.Kes, Ph.D., menjelaskan bahwa pembagian paket bahan pokok tersebut dimaksudkan untuk menjadi stimulan bagi mahasiswa dalam mempertahankan asupan serta daya tahan tubuhnya selama masa pandemik Covid-19.

“Kami menyediakan 53 paket bahan pokok yang didonasikan untuk mahasiswa kami yang masih memilih untuk menetap di kosan mereka,” jelas Syahrul.

Selain paket bahan pokok, FKep Unhas juga terus melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap mahasiswa, terutama yang masih tinggal di sekitar kampus dan jauh dari orang tua.

“Kita pantau keadaannya selama masa belajar dari rumah ini, baik melalui penasehat akademik, Kaprodi, maupun call center yang telah disediakan oleh bidang kemahasiswaan Unhas,” sambung Syahrul.

Diakhir wawancara, Syahrul Said berharap bantuan sederhana ini dapat membantu meringankan permasalahan yang dialami oleh mahasiswa akibat dampak pandemik Covid-19 sekaligus mempertahankan kondisi mahasiswa tetap sehat agar bisa mengikuti pembelajaran dari rumah dengan baik.

“Pemantauan pada mahasiswa yang tinggal sendiri di kostnya akan terus dilakukan. Saat ini, sejumlah mahasiswa FKep juga menjadi relawan surveilans di bawah koordinasi Satgas Covid-19 Unhas. Kami akan terus berupaya memberikan bantuan hingga pandemi ini selesai,” tutup Syahrul.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unhas, Prof. Dr. drg. A. Arsunan, M.Kes memberikan apresiasi atas perhatian yang tinggi dari jajaran pimpinan Fakultas Keperawatan terhadap mahasiswanya. Pada saat seperti sekarang, setiap elemen perlu saling bahu-membahu.

“Hal ini sesuai dengan harapan dan kebijakan pimpinan, agar setiap fakultas tetap memberi perhatian terhadap mahasiswa. Ini adalah situasi yang tidak kita harapkan, sehingga kita perlu mengambil langkah taktis dan strategis. Kita berharap agar wabah ini segera teratasi,” kata Prof. Arsunan. (Rls)