Parah! Pengelola Pagodam Bangun Lapak PKL Diatas Bahu Jalan

MAKASSAR, LIPUTAN8.COM — Puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) yang dibangun di kawasan pasar Grosir Daya Modern (PAGODAM) kelurahan Daya, kecamatan Biringkanaya, Makassar, menuai protes dari warga setempat.

Pasalnya, puluhan lapak PKL tersebut dibangun diatas bahu jalan. Akibatnya, akses jalan warga terganggu, macet dan semraut.

H Kurdass, mengatakan bahwa pengelola Pagodam tidak becus mengelola pasar Daya. Mereka semata-mata hanya mengejar keuntungan dari sewa lapak dan lods, tanpa memperhatikan keamanan dan kenyamanan pedagang dan pengunjung pasar.

Bagaimana tidak, lapak-lapak PKL yang dibangun diatas bahu jalan tersebut bakal menimbulkan persoalan baru. Selain macet, juga rawan terjadi kecelakaan.

“Jalanan itu kan hak bagi pengendara dan seluruh masyarakat. Jadi kalau dibangun lapak-lapak diatas jalan, tentu akan mempersempit akses warga masuk ke dalam pasar,” keluh H Kurdass.

“Sekarang saja sudah padat, apalagi dibangun lagi lapak-lapak, tentu akan menambah parah kemacetan, akses warga ke pasar terganggu,” pungkasnya.

Yang menjadi pertanyaan, lanjut Kurdass, apakah pembangunan lapak PKL itu resmi dan atas perintah Owner Mutiara.

“Jangan-jangan itu inisiatif oknum pengelola Pagodam saja, untuk meraup keuntungan dan bisnis pribadinya?,” jelasnya.

Sementara pengelola Pagodam, Hj Rini yang dikonfirmasi terkait hal tersebut, tidak menanggapi. Ketika dihubungi via telepon selularnya tidak diangkat. Via Watsaap pun ia tak membalas saat dikonfirmasi. (man)