Gagal, Pembersihan Enceng Gondok di Jembatan Baltur Daya

MAKASSAR, LIPUTAN8.COM — Kegiatan pembersihan enceng gondok di jembatan Balang Turungang (Baltur) kelurahan Daya kecamatan Biringkanaya bukan isapan jempol belaka.

Sebagian warga menilai kegiatan tersebut gagal, lantaran sejak hari pertama hingga hari kedua ini, belum ada hasil yang terlihat. Justru sebagian tim dan personil orange satu per satu “kabur” meninggalkan lokasi Baltur Jembatan Daya. Ada apa?

Syarifuddin (48) warga Daya mengaku, aksi pembersihan enceng gondok di Jembatan Daya itu gagal. Buktinya sejak hari pertama hingga hari kedua kegiatan itu dilaksanakan, belum terlihat hasilnya. Hampir seluruh permukaan sungai Baltur masih ditutupi enceng gondok.

“Wajar memang kalau seperti itu. Selain medan-nya yang cukup berat dan luas, juga tidak didukung dengan peralatan yang memadai. Kalau tenaga manual memang susah, harus ada alat berat semacam Amfibi yang turun menyelam,” kata Syarifuddin.

“Seandainya ada alat berat atau Amfibi, saya yakin tidak cukup dua hari tuntas,” ujarnya.

Timbul (34) warga Daya lainnya juga berharap ada alat berat yang diturunkan ke sungai Baltur Daya. Mustahil kalau hanya mengandalkan tenaga manual.

“Berat sekali medannya, tidak bisa kalau manusia yang turun menarik enceng gondok apalagi lokasinya luas dan beresiko,” ucap Timbul.

“Cobameki lihat sekarang, selama dua hari ini yang bisa dinaikkan hanya sekitar 2×3 meter saja. Satu bulan pun kalau hanya pakai tenaga manual, sangat sulit,” ketusnya.

Warga menyarankan, pihak kelurahan Daya berkoordinasi dan minta dukungan ke Dinas PU atau instansi terkait untuk menurunkan alat berat di lokasi itu.

“Jangan asal action, lurah harus berhitung matang sebelum turun ke Baltur. Itu bukan pekerjaan ringan, butuh dukungan semua pihak termasuk wakil rakyat dari dapil 3,” jelasnya. (man)