Ketua Garda Pemuda NasDem : Kami Tolak Dana Saksi Dibebankan ke APBN

LIPUTAN8.COM, Gorontalo – Kampanye akbar perdana Partai NasDem berlangsung sukses di Provinsi Gorontalo. Sedikitnya ada 15.000 simpatisan yang memadati Lapangan Basulapa, pada Minggu 24 Maret 2019.

Ketua Garda Pemuda NasDem Prananda Surya Paloh (PSP) mengungkapkan, bahwa Partai NasDem menjadi satu-satunya partai yang menolak dana saksi yang dibebankan ke APBN.

“Ini adalah partai para kesatria. Fraksi (Partai) NasDem DPR-RI pusat menjadi satu-satunya partai yang menolak dana saksi,” kata Prananda dalam rilis tertulisnya, Senin (25/3/2019).

Prananda menjelaskan, alasan utama Partai NasDem menolak dana saksi itu dibebankan kepada APBN adalah karena Partai NasDem tidak ingin agar uang rakyat dibuang sia-sia. Dana saksi kata Prananda, sedikitnya membutuhkan sekitar Rp. 2,5 triliun untuk mendanai saksi-saksi itu.

“Kita tidak ingin uang rakyat dibuang sia-sia, jumlah dana saksi bukan dana kecil,” jelasnya.

Selain membahas dana saksi, Nanda juga menyebutkan bahwa Partai NasDem akan dengan keras menolak revitalisasi gedung DPR dan MPR RI.

“Kita juga tidak mau perbaikan gedung DPR, meskipun layak diperbaiki. Kita perlu melihat tangisan masyarakat dan derita masyarakat. Kita tidak boleh buang-buang uang,” tambah Prananda.

Atas dasar itulah, lanjut Prananda, Partai NasDem memilih putra terbaik daerah untuk mewakili masyarakat Gorontalo di DPR-RI, dia adalah Rachmat Gobel.

“Rachmat Gobel ini bisa saya katakan sebagai paman saya, karena sejak kecil saya sudah kenal dia,” imbuhnya.

Masih Prananda, Rachmat Gobel adalah putra daerah Gorontalo yang mempunyai integritas tinggi dan dipastikan akan mampu memberikan suara perubahan bagi masyarakat Gorontalo.

“Dia jujur dan beriman, tidak ada calon yang lebih baik dari Rachmat Gobel,” Prananda memungkasi.

 

 
Penulis : Tejho
Editor    : Andi Afdal