Kantor Desa di Takalar Disegel Puluhan Warga

LIPUTAN8.COM, Takalar – Kabar penarikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Desa (Kades) Lengekese, Kecamatan Manggarabombang Kabupaten Takalar berujung penyegelan Kantor Desa, Rabu (20/3/2019) malam.

Informasi yang berhasil dihinpun, penyegelan Kantor Desa tersebut, karena beberapa warga tidak terima penarikan Plt Kades Lengkese, Rusli Djafar Karaeng Ngempo.

“Ada kabar Pak Kades mau ditarik dari jabatannya, kami sebagai warga tidak terima, beliau ini sangat respon terhadap warga dan dia juga pekerja. Banyak perubahan di Desa selama dia menjabat,” kata NN , salah satu ibu rumah tangga di Desa Lengeksee, ” Rabu (20/3/2019) kemarin.

Penyegelan kantor Kades Lengkese tersebut kemudian dibuka oleh Plt Kades didampingi oleh Sekretaris Camat (Sekcam) Manggarabombang, Muhammad Arif.

Kepada awak media, Plt. Kades Lengkese
Rusli Djafar mengungkapkan, dirinya tidak tahu menahu atas penyegelan kantor desa. Menurutnya, itu reaksi spontanitas warga.

“Terkait penyelengelan, saya tidak tahu menahu, itu spontanitas warga. Saya sebagai ASN yang siap setiap saat diatur oleh atasan, jadi kalau ada yang menuding bahwa saya yang panas-panasi warga itu tidak benar,” kata Rusli Djafar, Kamis (21/3/2019).

Sementara itu, Ketua Badan Pemberdayaan Desa (BPD) Lengkese, Sumarlin Dg. Tona menjelaskan, kantor desa milik masyarakat bukan milik pribadi. Penyegelan tersebut tentunya tidak dibenarkan, namun semua itu adalah spontanitas warga.

“Sudah dibuka, bersama Sekcam Marbo dan tokoh masyarakat atas kesepakatan bersama,” singkatnya.

 

 

Penulis : Tejho
Editor    : Rafa