Satlantas Polres Pangkep Berhasil Mengungkap Identitas Korban Laka Meninggal Dunia

LIPUTAN8.COM, PANGKEP – Jajaran Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pangkep berhasil mengungkap identitas korban laka yang terjadi di Jalan poros Makassar -Parepare tepatnya di Kampung Bonto Matene, Kecamatan Segeri, Kabupaten Pangkep, Sabtu 15 Desember 2018 kemarin.

Dalam insiden tersebut seorang pejalan kaki yang tidak diketahui identitasnya tewas ditabrak mobil Pick up warna hitam dengan nomor polisi DP 8101 DH yang dikemudikan oleh Muhammad Salim.

“Setelah melalui serangkain penyelidikan pada unit Laka, identitas korban berhasil kita ketahui. Korban adalah Jamaluddin, jenazah korban telah dibawa ke rumah kelurganya di Malino, Kabupaten Gowa, ” kata Kasat Lantas Polres Pangkep, AKP Fitriawan, Selasa (18/12/2018) pagi tadi.

Fitriawan menjelaskan, setelah pihaknya menerima informasi terkait adanya kejadian tersebut, Unit pelayanan kecelakaan lalu lintas atau Unit Laka Lantas melakukan fungsi penyidikan kecelakaan lalu lintas yang sesuai dengan tugasnya menyelenggarakan administrasi penyidikan perkara kecelakaan lalu lintas agar setiap perkara kecelakaan lalu lintas memperoleh kepastian hukum serta terselenggaranya keamanan, keselamatan dan ketertiban serta kelancaran lalu lintas.

“Mendatangi tempat kejadian dengan segera, menolong korban, melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara, melakukan olah tempat kejadian perkara (olah TKP), mengatur kelancaran arus lalu lintas, mengamankan barang bukti dan melakukan penyidikan perkara adalah serangkaian tugas Unit Laka Lantas Polres Pangkep,” jelasnya.

Dari serangkaian kegiatan tersebut kata Fitriawan, diperoleh keterangan saksi bahwasanya kendaran pick-up warna hitam Nopol DP 8101 DH yang dikemudikan oleh Sdr. Muh. Salim melaju dari arah utara ke selatan dengan kecepatan sedang. Sesampainya di TKP tiba tiba pejalan kaki yang tidak diketahui identitasnya langsung melompat ke badan jalan. Karena jarak yang sudah terlalu dekat sehingga membuat pengemudi mobil pick up tidak bisa menghindar maka terjadilah kecelakaan tersebut.

“Sesuai arahan Bapak Kapolres Pangkep Untuk mengambil langkah yang cepat dan tepat sehingga jajaran unit laka lantas Polres Pangkep, langsung mencari tahu keberadaan keluarga korban laka dengan cara menshare photo korban di media sosial yaitu “facebook” dan grup media sosial lainnya. Alhamdulillah keesokan harinya sekira jam 13.00 wita keluarga korban menghubungi piket laka lantas Polres Pangkep,” urai Kasat Lantas Polres Pangkep, AKP Fitriawan.

Senada, Kanit Laka Polres Pangkep, IPDA Djoni Dwijanto mengungkapkan dimanapun terjadi kecelakaan lalu lintas, petugas kepolisian harus siap dan tanggap karena Quick Response ini adalah bentuk pelayanan prima kepolisian terhadap masyarakat sehingga masyarakat dapat segera bisa mendapatkan penanganan dan pertolongan sesegera mungkin.

“Quick Response adalah bentuk pelayanan prima kepolisian terhadap masyarakat, ” singkat Djoni Dwijanto.
Penulis : Tejho
Editor    : Rafa