Siapkan 3 Unit Ambulance, Polres Pangkep Kawal Jenazah dari Papua

LIPUTAN8.COM, PANGKEP – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pangkep melaksanakan pengamanan rute atau jalur rombongan pengantar jenazah korban pembunuhan yang terjadi di Papua yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Yigi Distrik Mbua Kabupaten Nduga, Papua ,Selasa 4 Desember 2018, kemarin.

Kasat Lantas Polres Pangkep, AKP Fitriawan mengatakan, selain melakukan pengawalan rombongan jenazah korban pihaknya juga menyediakan tiga unit mobil Ambulance yang digunakan membawa janazah.

“Kemarin ada tiga unit ambulance yang disediakan Polres Pangkep untuk membawa jenazah korban ke beberapa daerah di Sulawesi Selatan, ” kata Fitriawan, Sabtu (8/12/2018) sore tadi.

Mantan Kasat Lantas Polres Luwu Utara tersebut menjelaskan, dari belasan mobil ambulance yang menbawa jenazah korban tujuh diantaranya mengarah ke Kabupaten Toraja. Rombongan yang membawa jenazah tersebut kata Fitriawan yang dilakuakan pengawalan dari Kabupaten Pangkep sampai di perbatasan Pangkep-Barru.

“Pengawalan menggunakan Randis Patwal Polres Pangkep sampai batas wilayah hukum Polres Pangkep yang selanjutnya diteruskan oleh Polres Barru ke Parepare,” jelas Fitriawan.

Dari data yang dihinpun dari kepolisian jumlah jenazah korban pembantain di Kabupaten Nduga, Papua yang tiba di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (7/12/2018) kemarin sebanyak 16 jenazah dari berbagai wilayah. Berikut daftarnya

1. Dari Kabupaten Gowa 1 orang atas nama, Alm Muh Agus tujuan Desa Bontomania RT 020 RW 019 Kecamatan Bongaya, Kabupaten Gowa.

2. Dari Makassar 1 orang atas nama Alm Fais Syaputra, tujuan Jalan Takalar Raya Blok J No 53, Makassar.

3. Dari Kabupaten Toraja 7 orang, masing-masing :

A. Alm Agustinus K tujuan Pangalla, Kecamatan Rinding Allo, Kabupaten Toraja Utara
B. Alm ALipanus Nano tujuan Kantun Poya, Toraja
C. Alm Carly Fatrino tujuan Toraja
D. Alm Anugrah tujuan Poya Toraja
E. Alm Dino Kondo tujuan Kelurahan Tampo Tallunglipu, Toraja
F. Alm Daniel Karre (Danni) tujuan Panggalla, Kecamatan Rindingallo, Toraja Utara dan Markus Allo.

4. Dari Palu 3 orang , Alm Yosaf, Yusran dan Aris Usi.

5. Dari Kalimantan Timur 1 orang atas nama Samuel Pakiding.

6. Dari Nusa Tenggara Timur 1 orang atas mama Emanuel Beli Naikteas Bano.

7. Dari Sumatera Utara 2 orang atas nama Efrandi Hutagaol dan Jefri Simaremare.

 

Penulis : Tejho
Editor : Aura