Didampingi Kuasa Hukum, Bupati Takalar Laporkan Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik

LIPUTAN8.COM. TAKALAR – Bupati Takalar, Syamsari Kitta mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Takalar, Kamis (23/8/2018) Pagi tadi.

Kedatangan orang nomor satu di Perintahan Kabupaten Takalar adalah bersama seorang pengacara bernama Muhammad Hamka adalah melaporkan dugaan pencamaran nama baik oleh sekelompok orang.

“Kami melaporkan sekelompok orang yang diduka telah melakukan pencemaran nama baik, penghinaan dan penistaan terhadap pribadi Syamsari Kitta maupun jabatannya sebagai Bupati Takalar, ” kata Muhammad Hamka.

Hamka menjelaskan, mereka sebagai terlapor masing-masing Sudirman Danker, Rosnawati, Basri dan Haris Yaya dilapor dengan tuntutan UU ITE Pasal 45 ayat 3, dan pasal 207 KUHP.

“Ada kalimat ‘turunkan koruptor’, ‘senyum menipu rakyat’ dan beberapa kalimat lainnya dalam spanduk maupun poster yang mereka gunakan saat menggelar aksi demo beberapa hari yang lalu,” jelas Hamka.

Untuk diketahui, aksi Solidaritas 138 yang dilakukan pada 14 Agustus 2018 lalu dilakukan oleh sekelompok orang dengan sejumlah tuntutan dan poster dengan tulisan “turunkan koruptor” menggunakan foto Bupati Takalar serta kata “Senyum Menipu rakyat”.

Hingga saat ini, Syamsari masih dimintai keterangan terkait laporannya di ruang Idik III dan diterima langsung oleh Kanit IDIK III Satreskrim Polres Takalar, Ipda Noviarif Kurniawan.

 

 

Penulis : Tejho
Editor    : Rafa