Sambangi Polda, Panwascam Sangkarrang Resmi Laporkan Sekretaris KPU Makassar

LIPUTAN8.COM, MAKASSAR — Anggota Panwaslu Kecamatan Sangkarrang, Rusli secara resmi telah melaporkan Sabri, Kepala Sekertariat KPU Kota Makassar, ke Kepolisian Daerah (POLDA) Sulsel dengan nomor laporan LPB/267/VII/2018/SPKT atas dugaan tindakan penganiayaan, Senin (09/07/18).

Anggota Panwaslu Kecamatan Sangkarrang ini diduga dianiaya oleh Sabri saat proses rekapitulasi hasil pemilihan gubernur dan walikota yang di selenggarakan KPU Kota Makassar di Hotel Maxone, 6/7/2018.

Ketua Panwaslu Kota Makassar, Nursari mengatakan, bahwa Laporan terkait dengan penganiyayaan yang di lakukan sabri tersebut adalah bagian dari upaya hukum yang di tempuh oleh Panwaslu Kota Makassar setelah sebelumnya laporan ke Gakkumdu Provinsi telah dilayangkan

“selain laporan ke gakkumdu provinsi sekaitan dengan tindakan menghalang-halangi penyelenggara dengan kekerasan dan laporan ke polda sulsel terkait dengan dugaan penganiyayaan yang di lakukan sabri. Saat kami juga tengah melakukan sejumlah upaya hukum dan upaya adminstratif lainnya untuk memastikan proses penindakan terhadap perbuatan sabri dapat berlangsung secepatnya”. Beber Nursari

Selain itu kata Nursari, upaya hukum maksimal yang di kerahkan oleh panwaslu kota dan jajarannya untuk memastikan penindakan terhadap sabri berjalan efektif dan maksimal tidak lain adalah bagian dari langkah preventif panwaslu kota Makassar untuk memastikan penyelenggaraan pemilu yang akan di hadapi kedepannya berlangsung dengan baik

“Proses penyelenggaraan pilwalkot kota Makassar kemarin cukup menjadi pelajaran berharga bagi kami dan pekerjaan rumah terberat kami dalam pemilu yang akan di hadapi kedepan adalah tumor ditubuh penyelenggara yang masih hinggap saat ini, dan ambisi kami adalah melakukan banyak upaya mengamputasinya sampai ke akar-akarnya.” Tegasnya. (**)