Penuhi Panggilan Bawaslu, Begini Klarifikasi Danny Pomanto

LIPUTAN8.COM, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menunjukkan sikap yang kooperatif, dengan memenuhi panggilan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan, Senin malam (9/8/2018).

Dihadapan awak media, Danny Pomanto mengungkapkan, pemanggilan tersebut menyangkut hal yang disangkakan ada pergerakan dukungan pada Kolom Kosong pada saat pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Makassar.

“Jadi sebenarnya itu foto pada saat setelah quick count, pada saat perhitungan suara. Ada masyarakat datang ke rumah masa saya tidak temui. Jadi saya penuhi panggilan ini agar semuanya selesai,” pungkas Danny Pomanto setelah memenuhi panggilan Bawaslu Sulsel.

Selain itu, Danny Pomanto juga mengungkapkan beberapa laporan yang disangkakan pada dirinya yang dituding mengkampanyekan Kolom Kosong.

“Ada dua laporan, jadi laporan itu termasuk saya memenuhi ungangan satu komunitas yang kemudian memang mengatasnamakan Kolom Kosong, tapi temanya kan halalbihalal. Masa saya tidak datang sebagai Wali Kota yang dekat dengan masyarakat pasti saya datang. Yang kedua itu sujud syukur, sujud sukur ini kan ibadah. Sujud sukur itu setelah saya sampaikan pada masyarakat tidak usah ada yang keluar, itupun bukan ide dari saya ya,” kata Danny Pomanto.

“Sujud syukur itu kan melihat suara rakyat dominan jadi saya bersyukur juga, masa rakyat bersyukur baru kita tidak bersyukur,” lanjutnya.

Danny Pomanto juga mengungkapkan alasannya sehingga ia tidak memenuhi panggulan Bawaslu Sulsel beberapa hari yang lalu karena menghadiri acara internasional, dan menjadi pembicara bersama beberapa kepala daerah.

“Saya baru tiba dari Singapura. Ini baru saja mendarat, masih capek naik pesawat,” tutupnya. (**)