Operasi Keselamatan 2018 : Satlantas Polres Wajo Gandeng Komunitas Korban Laka Untuk Sosialisasi

LIPUTAN8.COM, Wajo – Pelaksanaan Operasi Keselamatan 2018 yang dilaksanakan di secara serentak dari tanggal 5 hingga 26 Maret 2018, di seluruh jajaran Polda se Indonesia dengan tema Meningkatkan Kesadaran dan Kepatuhan Masyarakat memasuki hari ketiga.

Pelaksanaan tersebut ada yang berbeda yang dilaksanakan jajaran Satuan Lalulintas Polres Wajo. Konotasi operasi polisi yang berkembang di masyarakat adalah swiping atau penindakan. Namun, didalam pelaksanaannya, Polres Wajo melakukan sosialisasi berlalulintas yang melibatkan Komunitas korban Lalulintas (Lakalantas) di sekolah-sekolah.

“Sosialisasi ini adalah bagian dari Operasi Keselamatan 2018, tadi siang kita laksanakan di sekolah Akademi Keperawatan (Akbid) yang ada disini, ” kata Kasat Lantas Polres Wajo, AKP Thamrin saat dikonfirmasi, Rabu (7/3/2018) malam.

Mantan Kasat Lantas Polres Bantaeng ini menambahkan, sosialisasi dengan melibatkan komumitas korban dengan tujuan memberikan gambaran atau himbauan kepada masyarakat berapa pentingnya tertib berlalu lintas untuk menekan angka tingkat kecelakaan yang bisa terjadi akibat tidak tertib dalam berkendara di jalan raya.

“Tujuan adalah agar masyarakat bisa menumbuhkan kesadaran pentingnya tertib berlalu lintas demi untuk keselamatan serta mengurangi angka kecelakaan, karena akibatnya bisa fatal dan mengancam jiwa pengendara, ” imbuh Thamrin.

Untuk diketahui, pelaksanaan Operasi Keselamatan 2018 yang dilaksanakan hingga tanggal 26 Maret 2018 bertujuan untuk mendukung kebijakan promoter Kapolri guna terciptanya Kamseltibcar Lantas.

Operasi Keselamatan 2018 yang dilaksanakan di secara serentak mulai tanggal 5 hingga 26 Maret 2018, di seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia mengambil tema Meningkatkan Kesadaran dan Kepatuhan Masyarakat dalam berlalulintas.

Selain itu, operasi yang secara serentak dilaksanakan oleh jajaran Polisi Lalulintas di seluruh Polda di maksudkan meningkatkan kualitas keselamatan dan menurungkan tingkat fasilitas korban kecelakaan lalulintas dan terwujudnya pelayanan Polantas yang bersih serta masyarakat yang tertib dan patuh dalam berlalulintas. ( Bur)