Begini Seni Tata Birokrasi Menurut Wali Kota Danny

LIPUTAN8.COM, Makassar — Meski tidak berlatar belakang sebagai orang birokrasi, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto mampu melakukan sistim reformasi birokrasi dengan baik selama 3 tahun menjabat.

Danny sapaan akrab walikota mengatakan, menata birokrasi bagaikan membuat es putar. Dimana ada kalanya adonan es diaduk keras supaya cair begitupun sebaliknya suatu saat perlu dibekukan supaya rasanya enak saat dinikmati.

“Kita menata birokrasi itu seperti buat es putar, adakalanya diaduk supaya cair dan enak, dan juga perlu sedikit inovasi, yah kita biasa tambah garam supaya lebih enak rasaya, artinya dalam menata birokrasi itu harus ada seninya. “kata Danny saat menjadi pembicara diacara FGD Potret Reformasi Pada Jajaran Pemerintahan Daerah yang digelar Sekretariat Kabinet RI, di Hotel Seraton.

Selain itu, ia mengaku untuk menata pemerintahan agar lebih baik, memang perlu keberanian dan inovasi pada birokrat yang dipimpinnya. Sebagai contoh cara dia menata birokrasi yakni melakukan lelang jabatan dan menonjobkan sebanyak 98 pejabat eselon III dilingkup Pemkot Makassar.

Tidak cuma itu, setelah itu ia pernah menojobkan sebanyak 300 Kepala Sekolah yang dianggap tidak produktif.

“Harus ada keberanian untuk menata birokrasi dan perlu transparansi. Alhamdulilah saat ini kita bisa raih WTP berturut turut. Jadi kita harus komitmen dan konsisten memajukan pemerintahan menuju Makassar dua kali tambah baik. “lanjutnya.

Dikesempatan itu, Danny juga memaparkan bagaimana menata lorong di kota Makassar. Seperti, program loromg garden dan Badan Usaha Lorong (Bulo).

“Kebetulan juga saya anak lorong, jadi kami punya program lorong garden dan Bulo, dimana lorong-lorong kita tata dan produktifkan supaya warga lebih nyaman dan sejahtera tinggal dilorong. Lorong itu adalah sel yang sangat penting bagi sebuat kota. “paparnya.

Menariknya, penataan lorong di Makassar itu tidak menggunakan uang APBD atau uang negara, tetapi melainkan hal itu adalah kesadaran dari warga sendiri untuk berlomba-lomba menata lorongnya supaya bersih dan nyaman.

Dia menambahkan, konsep program smart city yang diterapkan oleh Pemkot Makassar juga sangat inovatif, bahkan inovasi Waar Room yang dikonesikan dengan CCTV disudut kota tersebut kerap menjadi percontohan bagi daerah lainnya di Indonesia. Disamping itu, konsep pete-pete smart yang dilengkapi dengan wife dan AC juga menjadi inovasi yang menjadi contoh bagi daerah lainnya. Bahkan inovasi ini dikenal diluar negri. (**)