Horeee… Warga Makassar Bisa Nikmati Taman Pakui Sayang di Jl AP Pettarani

LIPUTAN8.COM – Kabar gembira bagi warga Makassar. Pemerintah Provinsi Sulsel menghadirkan fasilitas publik ditengah Kota Makassar, tepatnya di areal Kantor Dinas Pekerjaan Umum, Jalan AP Pettarani yang diberi nama Taman Pakui Sayang.

Baru-baru ini, taman seluas satu hektare tersebut terbuka untuk umum. Berbagai fasilitas disiapkan Pemprov Sulsel untuk masyarakat, khususnya yang ingin berolahraga di sana.

Menurut Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PKP2), Andi Bakti Haruni, masyarakat umum bisa memanfaatkan sejumlah fasilitas taman tersebut secara gratis.

Dia menjelaskan, di taman Pakui Sayang ada lapangan tenis, area bermain untuk anak, jogging track sepanjang 860 meter, lapangan upacara, tribun terbuka, ATM Centre, toilet hingga tribun khusus untuk kafe atau kantin. Area itu juga bisa digunakan untuk tempat pameran.

Ada yang menarik dari taman tersebut. Pemprov Sulsel menawarkan masyarakat yang ingin menggelar pesta semisal pernikahan secara outdoor, bisa memanfaatkannya. Namun, untuk yang satu itu, bersifat komersil. Untuk mengelolanya, dalam waktu dekat akan dibentuk Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD).

Taman tersebut, dibangun tahun lalu, rampung sesuai target dan diresmikan penggunaannya oleh Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo kemarin.
Menurut Andi Bakti, anggaran penggunaan taman tersebut sekitar Rp4,6 miliar bersumber dari APBD 2016.

Tahun ini, Taman Pakui Sayang akan disempurnakan dengan membangun dan menyiapkan ornamen pendukung. “Tahun ini, disiapkan anggaran sekitar Rp400 juta untuk melengkapi taman tersebut, ” ungkapnya.

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengapresiasi kehadiran taman Pakui Sayang. Menurutnya, dengan hadirnya taman tersebut, alternatif masyarakat yang ingin berolahraga dan sekadar santai atau kongkow makin variatif.

Apalagi, kehadiran ruang terbuka hijau yang bisa diakses publik masih cukup terbatas di Makassar.

“Kami membantu Pak Walikota untuk menghadirkan fasilitas publik di tengah kota yang ingin olah raga dan sebagainya,” kata Syahrul.

Usai meresmikan taman tersebut, Syahrul bersama Wakil Gubernur Agus Arifin Nu’mang, Sekretaris Provinsi Sulsel Abdul Latif dan sejumlah kepala SKPD memanfaatkan fasilitas jogging track di taman itu. Usai mengelilingi areal taman, Syahrul dan rombongan bergabung dengan masyarakat yang melakukan senam di sana.

Awalnya, lahan yang dibuat taman itu hanya berupa lahan kosong yang tidak berfungsi. Informasi yang diperoleh, aset milik pemprov itu awalnya banyak dilirik investor atau pengusaha untuk dijadikan ruko maupun mal.

Pengusaha rela merogoh kocek cukup besar untuk memiliki lahan tersebut. Adapula yang menawarkan ruislag alias pemindahan lahan ke tempat lain. Namun Pemprov Sulsel menolak dan memutuskan untuk membangun sarana publik diatas lahan tersebut. (mri/liputan8)