Blangko e-KTP Langka, Komisi II DPR RI akan Sidak Kecamatan di Makassar

LIPUTAN8.COM – Beberapa bulan terakhir, masyarakat mengeluhkan langkanya blangko untuk pembuatan elektronik Kartu Tanda Penduduk (eKTP) di daerah ini.

Keluhan itu ternyata sampai ke telinga anggota DPR RI, khususnya Komisi II. Dalam kunjungannya ke Makassar, Rabu (9/11/2016), mereka berjanji akan turun memantau kondisi riil di lapangan.

Salah seorang anggota Komisi II DPR RI Azikin Solthan mengatakan pihaknya akan melakukan peninjauan secara langsung ke kecamatan-kecamatan di Makassar. “Kalau memang benar ada kekurangan, kita akan jadikan ini bahan rapat kerja dengan Kementerian Dalam Negeri,” kata dia.

Pihaknya, kata dia, akan mengevaluasi apakah masalah kekurangan blangko ini terjadi karena masalah pengadaan, atau karena masalah distribusi.

Azikin menilai masalah seputar e-KTP ini cukup besar mengingat pentingnya e-KTP sebagai syarat untuk memperoleh berbagai pelayanan publik.

“Sekarang untuk mendapatkan layanan kesehatan, sampai membuat rekening bank, semuanya butuh KTP, kalau tidak ada, masyarakat pasti kesulitan,” pungkasnya

Sebelumnya, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Wagub Sulsel) Agus Arifin Nu’mang melaporkan kekurangan blangko e-KTP kepada perwakilan Komisi II DPR RI yang melakukan kunjungan kerja di Makassar, Rabu.

“Ada sekitar 2,5 juta penduduk yang telah melakukan perekaman e-KTP, namun belum terbit e-KTP karena kekurangan blangko,” kata Agus saat menerima kunjungan Komisi II DPR RI di Makassar.

Agus menjelaskan bahwa dari total jumlah penduduk Sulsel yang mencapai lebih dari 9 juta jiwa, sekitar 6 juta jiwa diantaranya adalah penduduk yang wajib memiliki KTP.

Dari jumlah tersebut, tercatat 3,64 juta penduduk telah melakukan perekaman e-KTP, namun baru 1,61 juta penduduk yang telah memiliki e-KTP cetak, atau sekitar 26,8 persen dari jumlah penduduk Sulsel yang wajib memiliki KTP.(mri/liputan8)