Terungkap! Pelaku Pembunuh Harmawati Warga Bone Ternyata Polisi

Ilustrasi

LIPUTAN8.COM – Hanya beberapa hari polisi akhirnya mengunkap pelaku pembunuhan Mahasiswi Cantik Harmawati (23) yang ditemukan telah membusuk di Kecamatan Kajuara Kabupaten Bone. Pelaku adalah adalah oknum anggota Polri yang bertugas di Direktorat Sabhara Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel, berinisial Brigadir Polisi Dua (M) dan pelaku telah menyerahkan diri, di Mapolda Sulsel, Selasa (16/8/2016).

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sulsel Kombes Pol Frans Barung Mangera menyebutkan, M menyerahkan diri sekitar pukul 19.00 Wita. Setelah itu, oknum Sabhara Polda berusia 23 tahun itu langsung diamankan dan di proses di Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulsel.

Saat menyerahkan diri, menurut Barung, Mengakui telah mengaku sudah menghabisi nyawa Harmawati. “Dia (M) menghabisi nyawa kekasihnya karena masalah pribadi,” jelas Barung.

Namun, M akan diserahkan ke Kepolisian Resor (Polres) Bone untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. Pelaku, menurut Barung akan diberangkatkan ke Bone pagi ini. “Penyidik dari Polres Bone kemungkinan tiba malam ini dan akan membawa M besok pagi,” Ungkap Frans Barung Mangera .

Lebih lanjut tim Doktoral Forensik Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Sulsel sudah diterjunkan serta melakukan olah tempat kejadian perkara dan autopsi. Selain itu, penyidik sudah mengantongi penyebab kematian korban dengan melihat bekas luka cekikan di leher.

“Hasil autopsi sementara menggambarkan bahwa sebab kematian korban karena tidak adanya oksigen yang masuk ke paru-paru dan jantung. Kematiannya disebabkan kehabisan nafas akibat cekikan,” ungkap Barung.

Meski sudah mengantongi identitas korban, penyidik tengah mengupayakan tes kecocokan DNA kedua orang tuanya. Hal itu untuk benar-benar memastikan jenazah yang ditemukan membusuk itu milik Harmawati.

Sebelumnya,Jenasah perempuan yang diduga Harmawati di temukan di Pengunungan Dusun Tappareng Desa Lappaboase Kecamatan Kajuara Kabupaten Bone pada hari Senin (15/8/2016) kemarin .

Jenasah perempuan malang ini awalnya di temukan pertama kali oleh Rustan Bin Baba (17) warga setempat yang saat itu hendak pulang kerumahnya setelah mengambil sapi gembalanaannya,namun didalam perjalanan pulang ia mencium bau yang sangat menyegat .
” Waktu perjalanan pulang ada bau yang sangat menyegat,setelah saya dekati sumber bau itu sesosok mayat perempuan telentang yang sudah tidak bernyawa lagi,” beber Rustam saat di Komfirmasi Via Telponnya,Rabu (17/8/2016) sore.

Adapun Kondisi mayat sudah bengkak dan berulat ,kaki sebelah kiri sudah tidak ada dan wajah korban sudah tidak bisa dikenali karna sudah hancur berwarna hitam. (acax/liputan8/Bur).