Wali Kota Makassar dan Kapolda Sulsel Apel Bersama

LIPUTAN8.COM — Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto Apel Konsolidasi Forkopimda bersama Kapolda Sulsel, Irjen Pol Anton Charliyan di Markas Polda (Polisi Daerah) Sulsel (Sulawesi Selatan), Rabu, (10/8/2016).

Secara bergantian, Danny dan Anton berbicara di hadapan seratusan anggota kepolisian yang bertugas di Polda Sulsel. Tampilnya pemimpin tertinggi di institusi pemerintah kota Makassar, dan Polda Sulsel menunjukkan jika kedua institusi itu tetap solid pasca terjadinya penyerangan Balaikota oleh oknum polisi pada Sabtu, (6/8) lalu.

“Keamanan kota Makassar adalah prioritas kita. Pemerintah kota dan Polda Sulsel berkomitmen untuk tetap menjaganya,” ungkap Danny.

Empat hari pasca terjadinya penyerangan Balaikota oleh oknum polisi, kedua institusi itu kian intens melakukan kordinasi dan menjalin komunikasi.

Sejumlah langkah telah ditempuh untuk menciptakan kondisi kota tetap kondusif. Pihak kepolisian telah memulangkan 35 Satpol PP korban penyerangan setelah diamankan untuk dimintai keterangan.

Langkah hukum juga tengah dipersiapkan oleh Pemkot Makassar bersama Tim Kuasa Hukum, “Sementara kita menyusun dokumen data, fakta, dan informasi untuk mengajukan laporan resmi ke pihak kepolisian,” jelas Kabag Hukum Setda, Sophian Manai yang turut mendampingi.

Inventarisasi atas sejumlah aset pemerintah kota yang rusak akibat penyerangan juga tengah dilakukan oleh pemerintah kota. Saat ini, perhatian tertuju pada pemulihan mental, dan kondisi kesehatan anggota Satpol PP yang menjadi korban penyerangan.

“Tidak ada lagi aksi serupa (penyerangan), aksi susulan. Tidak ada lagi aksi individu. Keamanan Makassar harus dijaga. Tidak akan pernah ada masalah yang dapat diselesaikan dengan emosi,” tegas Irjen Pol Anton Charliyan.

Upaya pengendalian terhadap situasi kota penting dilakukan oleh kedua institusi itu, mengingat rasa aman mutlak dibutuhkan kota untuk bergerak maju.

Apel bersama dilanjutkan dengan silaturahim antara Wali Kota Danny Pomanto bersama Kapolda Irjen Pol Anton Charliyan dan jajarannya. Danny dan Anton duduk semeja dengan anggota polisi sabhara Polda Sulsel. Danny bahkan sempat menawarkan kue tradisional Onde – Onde yang disajikan pagi itu. (ant/liputan8)