Realisasi PAD Baru 50 Persen, PD Parkir Makassar Disorot

LIPUTAN8.COM — Sejumlah pihak mempertanyakan kinerja Perusahaan Daerah (Perusda) Parkir Raya Makassar yang baru menerima pendapatan asli daerah (PAD) hanya sekitar 50 persen. Sementara jajaran direksi Perusda Makassar ditarget untuk mencapai PAD sebesar Rp13 miliar.

Pengamat pemerintahan Zulkifli Him mengatakan minimnya realisasi PAD disinyalir adanya oknum pejabat PD Parkir yang bermain. Indikasi diduga kuat adanya kebocoran pendapatan parkir.

Menurutnya hal itu tentu menjadi pekerjaan rumah bagi direksi PD Parkir untuk menindak oknum-oknum di lapangan. Karenanya, pihaknya mendesak agar ada tindakan tegas karena sangat kuat adanya permaianan dalam pendapatan.

“Hal itu perlu diketahui publik mengapa realisasi PAD PD Parkir baru 50 persen. Walikota harus melakukan evaluasi mengingat direksi baru itu sudah memasuki dua bulan bekerja,”ujar Zulkifli, Rabu (4/11/2015).

Praktisi hukum Hamka Jarot menegaskan harus ada pengawasan secara ketat di internal perusahaan. Dia menyebutkan makin mengecilnya setoran pendapatan dari sektor parkir, menimbulkan kecurigaan. Sebab jumlah titik parkir setiap tahun mengalami peningkatan, namun dari sisi pendapatan justru menurun.

“Apalagi sekarang sudah mau memasuki tahun 2016, kenapa realisasi PAD hanya 50 persen. Aparat hukum harus juga ikut menelusuri hal itu karena dana parkir dari rakyat sehingga merugikan negara,”tegas Hamka. (lpt8)