Kadis DKP3 Makassar Serahkan Bantuan Alat Pertanian

Musyawarah tani Abbulo Sibatang yang digelar Dinas Kelautan, Pertanian, dan Peternakan Kota Makassar di Makassar, Selasa (15/9/2015). Kegiatan ini digelar untuk menyusun perencanaan tahunan dalam rangka menghadapi musim tanam. Hadir sejumlah pejabat terkait dan kelompok tani.

LIPUTAN8.COM – Memasuki musim tanam 2015-2016 Dinas Kelautan, Perikanan, Peternakan dan Pertanian (DKP3) kota Makassar menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani di kota Makassar.

Bantuan tersebut diserahkan DKP3 disela kegiatan abbulo sibatang bersama kelompok tani di perumahan Berlian Permai, Kelurahan Manggala, Selasa (15/9/2015).

Kepala Dinas DKP3 Rahman Bando mengatakan, Alsintan tersebut berjumlah 59 unit diantaranya traktor roda 2 sebanyak 38 unit, roda 4 sebanyak 1 unit, Pompa air 12 unit, Combine Harvester 4 unit, transplanter 2 unit dan Rice Milling Unit (RMU) 2 unit.

Alsintan yang diserahkan merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat yang kemudian disalurkan kepada kelomok tani di tujuh Kecamatan, yakni Biringkanayya, Tamalanrea, Tamalate, Manggala, Tallo, Panakkukang, Rappocini.

“Alat ini diserahkan untuk membantu petani, kita berharap bantuan ini mampu mendokrak potensi produktifitas hasil pertanian,” Kata Rahman Bando.

Rahman mengungkapkan, jumlah luas lahan pertanian di kota Makassar sebesar 2636 hektar. Luas tersebut dari tahun ketahun semakin sempit lantaran banyaknya pemilik lahan pertanian yang menjual tanah mereka ke pengembang perumahan.

Olehnya dengan keterbatasan lahan tersebut, DKP3 terfokus dalam peningkatan kualitas dan mutu hasil pertanian.

“Kita fokus dalam mengoptimalkan kualitas hasil pertanian kita, bahkan ada beberapa lahan yang bisa panen tiga kali dalam setahun dan kita upayakan agar tidak tergantung dengan daerah lain,” ungkap mantan kepala kantor ketahanan pangan ini.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, bantuan pompa air yang disalurkan akan sangat membantu petani di musim kemarau saat ini.

“Sehingga lahan yang nganggur bisa ditanami meski musim kemarau, kita optimis produksi pertanian tahun ini meningkat,” ungkapnya.

Hal senada juga dikemukakan anggota Komisi Pengendalian Percepatan Pembangunan Strategis (KP3S), Drs. Muslim mewakili Walikota Makassar dalam sambutannya optimis kota Makassar mampu mencapai target produksi 18.000 ton. Pencapaian ini juga sangat bergantung pada seberapa tepat perencanaan yang dibuat.

“Musyawarah Abbulo Sibatang merupakan perencanaan tahunan yang dibuat dalam rangka menghadapi musim tanam, disinilah dibahas apa saja yang dibutuhkan dalam peningkatan produksi pertanian,” ujarnya. (lpt8/Haspan Hamid)