Danny Akan Launching Makassar Training City

LIPUTAN8.COM – Visi dan Misi Kota Makassar tidak akan pernah bisa tercapai tanpa dukungan aparatur yang memiliki kompetensi. Yakni kompetensi yang meliputi ilmu pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill) dan sikap (atitude) diperoleh melalui proses yang panjang dan berkesinambungan.

Sejalan dengan itu perubahan paradigma aparatur yang sangat spektakuler sebagaimana tertuang dalam UU NO 5 Tahun 2015 tentang Aparatur Sipil Negara, oleh karena mampu mereduksi hambatan birokrasi dalam kerangka pengejawantahan aparatur atau pegawai negeri sipil.

Hal Ini dikemukakan Walikota Makassar pada saat pembukaan Diklat Pim empat angkatan XX beberapa waktu lalu di kampus dua badan Diklat Provinsi Sulawesi Selatan.

“Saat ini Makassar akan jadi pintu gerbang pelatihan yang tidak hanya di batasi oleh aparatur pemerintah saja, tapi juga swasta, badan usaha serta komponen masyarakat. Maka, sejalan dengan tagline Makassar Smart City, dibutuhkan penopang pencapaian,”ujar Danny

Ketika itu Lanjutnya, akan menjadikan Makassar Training City yang akan di launching besok bersamaan penandatangan MoU dengan Kepala LAN RI dalam kerangka peningkatan kapasitas Badan Diklat Kota Makassar dalam penyelenggaraan diklat aparatur juga dirangkaikan penutupan diklat pim empat angkatan XX dan XXI sekaligus pembukaan.

Dia melanjutkan, diklat pim empat angkatan XXII – XXV Dari penutupan dan pembukaan ini diklat pim empat ini jumlah pesertanya sekitar 240 orang. Olehnya dengan Makassar Training City ini diharapkan Makassar menjadi pusat pembinaan aparatur di kawasan Indonesia Timur.

Namun pada saat yang sama tentu harus di mulai dari internal pemkot Makassar. Untuk itu telah diatur dalam Perwali No 1/2015 tentang Penyelenggaraan Diklat Terintegrasi, sehingga seluruh diklat teknis, fungsional dan prajabatan dan diklat kepemimpinan diselenggarakan terpusat oleh Badan Diklat Kota Makassar. (Lpt8/Haspan Hamid)