Tak Kantongi Izin, Menara Telekomunikasi Akan Dibongkar

Jpeg

LIPUTAN8.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mulai mengambil langkah tegas terkait keberadaan menara telekomunikasi tanpa dilengkapi dokumen izin dari dinas terkait.

Hal ini disampaikan Sekretaris Kota (Sekkot) Makassar, Ibrahim Saleh saat menjadi pembicara dalam acara workshop “Imlementasi Peraturan Walikota Makassar nomor 33 tahun 2015 tentang petunjuk teknis pelaksanaan peraturan daerah nomor 1 tahun 2013 tentang penataan dan pengendalian pembangunan menara telkomunikasi” di Hotel Grand Town Makassar, Jl. Pengayoman. Selasa (25/8).

“Bagi aparat pemerintah baik itu Camat, Lurah, Satpol PP dan SKPD untuk dapat lebih proaktif di lapangan memantau, mengevaluasi dan mengambil langkah yang konkrit dan tegas bilamana masih menemukan berbagai pembangunan menara telekomunikasi yang tidak mengindahkan serta memiliki izin. Tindakan bisa dilakukan mulai penghentian pembangunan maupun tindakan pembongkaran,” tegas Ibe, sapaan akrab mantan Kadis Sosial Makassar itu.

Lanjut Ibe, saat ini, Makassar telah menjadi salah satu Kota Metropolitan di Indonesia yang tentunya memiliki begitu banyak kompleksitas masalah pengembangan, khususnya keberadaan menara telekomunikasi yang begitu pesat pertumbuhannya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan, Fara Kessi dalam laporannya mengatakan, pihak pengololah menara telekomunikasi saat ini sudah mencapai 528 buah yang terdiri dari 4 operator seluler dan 13 pengelola menara telekomunikasi. (*)

Penulis: Haspan Hamid
Editor: Ariel