Dihadapan Indira, Ibu Ini Sampaikan Pesan Suami Sebelum Wafat: “Semoga Pak Danny Kembali Jadi Wali Kota”

MAKASSAR, LIPUTAN8.COM – Selasa 27 Oktober, kampanye dialogis paslon urut satu Danny-Fatma (ADAMA) kembali dilanjutkan di Kecamatan Mariso. Diwilayah ini kampanye ADAMA diwakili oleh Indira Jusuf Ismail dan komunitas Wero ri Langi.

Dalam kampanye tersebut Indira Jusuf Ismail bersepeda bersama rombongan menuju lokasi kampanye dialogis di Kelurahan Panambungan Kecamatan Mariso. Ditempat itu Indira lagi-lagi disambut antusias warga.

“Walaupun mendung tapi sejuk suasananya. Alhamdulilah kita masih diberi kesempatan untuk berkumpul disini, diksempatan ini saya kembali mengingatkan kepada semua warga bahwa tanggal 9 desember janganki salah pilih.”ucap Indira mengawali sambutannya di kampanye dialogis di jalan Rajawali.

Dia mengungkapkan bahwa paslon Danny- Fatma memiliki program yang lebih realistis. Karena paslon ADAMA tidak ingin menjanji tapi memberikan edukasi kepada warga jika program lebih bermanfaat untuk kemajuan kota Makassar untuk terus dua kali tambah baik.

Indira yang juga Ketua Komunitas Wero ri Langi mengatakan hanya paslon urut satu yang punya Anak Lorong dan juga punya perwakilan perempuan. Olehnya masyarakat diharapkan bisa cerdas dalam memilih pemimpin.

“Seperti kita semua tahu ada empat calon yang betarung dan punya visi misi, tapi dari empat itu pasti hanya satu yang nanti kita pilih.”sebutnya.

Ia melanjutkan bahwa jika ADAMA jadi pemenang dalam pilkada Makassar 2020 ini, maka ini akan jadi sejarah di kota Makassar bahwa baru kali ini akan ada Wakil Wali Kota Makassar dari perempuan.

“Ibu fatma punya segudang pengalaman beliau pernah jabat ketua PKK selama dua periode, anggota dewan pusat dan juga pengusaha sukses. Dan pastinya bisa bekerjasama dengan Bapak Danny Pomanto yang mewakili Anak Lorong. Kemenangan nomor satu kemenangan kaum perempuan dan Anak lorong.”sambung Indira yang disambut teriakan warga, nomor satu ADAMA pasti menang…

Sementara salah satu warga Jalan Rajawali mengaku bahwa tidak ada pilihan lain, selain Danny Pomanto karena kinerjanya sudah terbukti di masyarakat.

“Saya hanya ingin sampaikan ke ibu pesan dari Almarhum suami saya yang dulu ketua RW, bahwa Pak Danny selalu diberkahi oleh Tuhan. Dan berharap semoga Pak Danny kembali jadi walikota Makassar. Itulah pesan terakhir suami saya,” ucapnya sambil terisak.

Karena itu bagi dia dan keluarganya paslon ADAMA jadi pilihan yang tepat pada 9 desember mendatang demi membawa kota Makassar kearah yang lebih baik.

” Apapun yang terjadi saya dan anak saya akan terus mendukung Bapak Danny Pomanto selama beliau mencalonkan diri sebagai pemimpin atau calon wali kota di Makassar,” jelasnya. (**)