Modal Cinta Palsu, WNA Tipu Pengusaha Cantik Makassar Hingga Ratusan Juta

LIPUTAN8.COM, Makassar – Salah seorang pengusaha di Kota Makassar, VV (52) menjadi korban tindak pidana penipuan oleh Moh Almasi alias Siavash, Warga Negara Asing (WNA), asal Irak. VV merasa ditipu karena tak kunjung dinikahi meski dirinya telah mengeluarkan uang ratusan juta dalam rentang waktu 2 tahun.

VV menggatakan, kasus penipuan yang menimpa dirinya telah dilaporkan ke Polda Sulsel sejak tahun 2019. Namun laporan tersebut kata VV, hingga saat ini belum ada titik terang dan penetapan tersangka terhadap terlapor, Moh Almasi alias Siavash.

“Tahun 2019 kasus penipuan yang saya alami sudah saya laporkan, tapi hingga saat ini belum ada titik terang, belum ada penetapan tersangka,” kata VV saat menggelar jumpa pers di Jalan Gunung Latimojong, Kota Makassar, Rabu 5 Agustus 2020.

VV menerangkan, ia dengan terlapor saling kenal sejak tahun 2018. Ia mengaku sempat menjalin asmara dengan WNA Asal Irak itu. Bahkan keduanya telah bersepakat untuk segera melangsungkan pernikahan pada awal Januari 2020 lalu.

Dalam kurung waktu 2 tahun, korban rela membiayai hidup terlapor selama berada di Indonesia. Korban beberapa kali memberikan uang tunai saat terlapor meminta atau memerlukan uang. Bukan hanya itu lanjut VV, dirinya bahkan memberikan fasilitas kepada terlapor untuk tinggal di rumahnya yang beralamat di The Mutiara, Jalan AP Pettrani, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar.

Lanjut VV, terlapor tinggal di rumah korba yang bersama dua orang adik korban yang juga merupakan staf korban dalam dunia usaha yang digeluti oleh VV.

“Sejak tahun 2018 salah saling kenal dengan Siavash. Dia (Terlapor) beberapa kali saya mengirimkan uang saat dia ada kebutuhan, bahkan, ia juga tinggal di rumah saya karena rumah kontrakannya di daerah Tanjung Bunga telah habis masa kontraknya,” jelas VV.

Setelah menikmati fasilitas dan sejumlah uang dari Vivi, terlapor kemudian pulang ke negara asalnya, pada 1 Januari 2019, dengan alasan menyelesaikan urusan dengan mantan istrinya.

Hingga awal bulan Januari 2020 dimana waktu tersebut telah disepakati untuk melangsungkan pernikahan, Siavash tak kunjung pulang kembali ke Indonesia. Hingga, pengusaha Makassar ini merasa tertipu dengan kekasihnya.

“Uang yang saya berikan kepada Siavash diperkirakan ratusan juta. Saya merasa ditipu dengan bujuk rayu, tipu daya dan janji-janji palsunya,” terang VV.

VV juga menerangkan, jika WNA asal Irak itu merupakan sindikat penipuan Internasional yang memang sengaja mencari perempuan sebagai sasaran untuk dijadikan korban. Terlapor beraksi dengan mencari calon korban dan memeras harta kekayaannya.

“Saya curiga kalau Siavash ini adalah sindikat penipuan dengan sasaran perempuan. Oleh karena itu, agar penegak hukum agar segera melanjutkan penanganan kasus yang telah saya laporkan. (Tj)