Gagal Beredar di Kendari, Sabu 1,7 Kg Dimusnahkan Polisi di Makassar

LIPUTAN8.COM, Makassar – Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar memusnahkan barang bukti 1,7 kilogram sabu-sabu dengan cara diblender. Barang bukti tersebut berasal dari Kalimantan yang hendak dikirim ke Kota Kendari, Sulawesi Selatan.

Dari pengungkapan kasus tersebut, polisi berhasil mengamankan tiga orang pelaku yang merupakan jaringan pengedar narkoba lintas Provinsi. Mereka yang ditangkap masing-masing, Muhammad Fandi (33), Mursalim alias Salim (45) dan Sulwan Edison (29).

“Ketiganya diamankan awal Maret Lalu, di Kawasan Jalan Perintis Kemerdekaan. Jaringannya dari Kendari yang beberapa waktu lalu kita rilis. Sabu-sabu tersebut asalnya dari Kalimantan,” kata Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Yudhiawan Wibisono usai pemusnahan barang bukti sabu di Mapolrestabes Makassar, Senin (18/5/2020).

Kapolrestabes Makassar mengungkapkan, pemusnahan barang bukti hasil kejahatan itu telah mendapat persetujuan resmi dari Kejaksanaan Negeri Makassar dan Pengadilan Negeri Makassar.

Mantan Dirkrimsus Polda Sulsel itu menjelaskan, dua dari tiga pelaku yang diamankan bertindak sebagai kurir yang ditugaskan oleh tersangka lainnya untuk mengantar sabu asal Kalimantan itu ke Kota Kendari. Kota Makassar, hanya dijadikan oleh pelaku sebagai lokasi persinggahan.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku Muhammad Fandi dan Sulwan Edison bertugas sebagai kurir sekaligus bandar. Keduanya, membeli sebagian sabu tersebut untuk diedarkan di berbagai daerah khususnya di Kota Kendari. Sementara, untuk pelaku Mursalim, disebutkan bertugas sebagai penyuplai barang untuk keduanya.

Atas perbuatannya, ketiga pelaku dijerat dengan Pasal 112 Ayat 2, 114 Ayat 2 juncto Pasal 132 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkoba, dengan ancaman kurungan penjara paling lama 20 tahun penjara.

“Kasus ini tentunya terus kita lakukan pengembangan dan berkas perkaranya telah memasuki tahap satu,” jelasnya. (**)

 
Penulis : Tejho
Editor    : Rafa