Polres Pelabuhan Gagalkan Pengirman Puluhan Ribu Botol Miras Oplosan

LIPUTAN8.COM, Makassar – Polres Pelabuhan berhasil mengamankan puluhan ribu botol minuman keras (Miras) tanpa label yang akan dikirim ke Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Puluhan ribu botol miras oplosan yang diangkut menggunakan mobil truk puso diamankan di salah satu ekspedisi di Jalan Tarakan, Kota Makassar pada bulan Mei 2020 lalu.

“Puluhan ribu botol miras tanpa label kita amankan. Totalnya ada 10.141 botol. Dari pengakuan sopir truk, miras tersebut akan dikirim ke Kendari,” kata Kapolres Pelabuhan, Akbp Kadarislam didampingi Kasat Reskrim Polres Pelabuhan, Iptu Theodorus Echeal Setiyawan saat menggelar jumpa pers di Polres Pelabuhan, Kamis (14/5/2020).

Dari hasil introgasi awal dari sopir dan pihak ekspedisi, diketahui bahwa minuman tersebut diproduksi di salah satu ruko di jalan Bonto Mangape, Kota Makassar.

“Di ruko itulah pelaku meracik minuman keras oplosan, kita temukan beberapa alat dan bahan pembuatan minuman tersebut,” jelas mantan Kapolres Bone, Akbp Kadarislam.

Dalam kasus tersebut, Polres Pelabuhan juga menyita barang bukti diantaranya 845 kardus miras oplosan, satu kardus penutup botol minuman, 2 unit alat pres, 5 karung botol kosong dan satu buah tabung gas 12 Kg.

Selain itu, polisi juga menyita 15 peti yang berisi jerigen kosong ukuran 30 liter, 4 biji drum kosong, stengah karung penutup botol plastik, 2 jerigen 30 liter berisi minuman oplosan dan 1 buah kompor gas lengkap dengan regulator serta 10 meter selang.

“Untuk barang bukti dan sopir saat ini sudah kita amankan untuk proses hukum lebih lanjut,” jelas Akbp Kadarislam.

Untuk pelaku utama lanjut Kadarislam, pihaknya saat ini masih melakukan pemeriksaan termasuk mengambil keterangan saksi ahli,” untuk pelaku utama (Pemilik), kita sudah ketahui Identitasnya. Kita siapkan dulu semua berkasnya, kalau sudah lengkap, pemilik langsung kita tahan,” jelasnya.

Untuk diketahui, selama pandemi Covid-19 dan sejak diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Makassar, pihak Polres Pelabuhan berhasil mengungkap tujuh kasus tindak pidana.

“Dari tujuh kasus yang berhasil kita ungkap rata-rata adalah kasus pencurian. Dimana saat pandemi Covid-19, para pelaku memanfaatkan momen ini karena beberapa tempat seperti toko dan warung ditinggal pemiliknya,” Akbp Kadarislam memungkasi.

 

 
Penulis : Tejho
Editor    : Andi Afdal