Danny Pomanto Dukung Langkah KPU Tunda Tahapan Pilkada Akibat Wabah Virus Corona

Ir Moh Ramdhan Danny Pomanto

MAKASSAR, LIPUTAN8.COM – Setelah melihat mewabahnya Covid-19 atau yang dikenal dengan nama virus Korona, Komisi Pemiliham Umum Republik Indonesia (KPU RI) kembali merevisi semua tahapan Pemiliham Kepala Daerha (Pilkada) serentak mendatang.

Sikap KPU RI ini sangat diapresiasi oleh Bakal Calon (Balon) Wali Kota Makassar, Mohammad. Ramdhan “Danny” Pomanto, atau yang kerap disapa Danny Pomanto.

Menurut Danny Pomanto, sikap ini memang harus di ambil oleh pihak penyelenggara melihat kondisi mewabahnya virus Korona yang telah mendunia.

“kami sangat mendukung KPU merevisi jadwal Pilkada, termasuk dalam tata urutan dan pengumpulan – pengumpulan massa, karena virus ini (Covid-19) lebih besar dari pada perang”, ungkap Danny Pomanto. Selasa (24/3/2020).

Untuk saat ini, kata mantan Wali Kota Makassar periode 2014 – 2019 itu, saat ini rasa solidaritas yang dibutuhkan masyarakat, harus ada kepedulian terhadap bencana ini (Covid-19) yang telah mendunia.

“seluruh dunia pasti sudah mengetahui, saat ini hanya rasa solidaritas dan kepedulian yang dibutuhkan masyarakat saat ini, karena tanpa itu (kepedulian) akan sangat berbahaya karena ini menyakut nyawa”, terang Danny Pomanto.

Danny Pomanto menegaskan, agar semua urusan politik dikesampingkan, dirinya beralasan jika saat ini masyarakat membutuhkan rasa kepedulian.

“untuk urusan politik sebaiknya dikesampingkan dulu, saat ini masyarakat butuh kepedulian, butuh kejujuran kita semua, termasuk mulai dari pemerintah”, tegas Danny Pomanto.

“dan untuk rakyat, jangan terlalu berharap pada Pemerintah Kota, maupun Pemerintah Provinsi, jangan kita salahkan, kalau bisa kita yang bantu pemerintah, mari kita sama – sama mandiri, karena yang bisa menyelamatkan kita hanya diri kita sendiri”, pungkas Danny Pomanto.

Sekedar diketahui, wabah virus Korona yang membayangi masyarakat Kota Makassar membuat Danny Pomanto telah menghilangkan sosialisasi, dirinya membentuk gerakan sosial kepedulian dengan menyemprotkan desinfektan secara tersistem di rumah warga dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap.(**)