Ada Mutasi Dalam Pelantikan Pejabat Pemkot, Iqbal Suhaeb Dinilai Lakukan Pembohongan Publik

MAKASSAR, LIPUTAN8.COM – Pj Wali Kota Makassar Iqbal Samad Suhaeb diduga melakukan pembohongan publik terkait pelantikan sejumlah pejabat eselon III dan IV di ruang rapat Sekda lantai 9, Balaikota, Selasa (24/3)

Menurut Iqbal, pelantikan sejumlah pejabat tersebut bukan mutasi. Hanya pengisian jabatan kosong atau lowong

“Karena namanya Plt jadi harus didefinitifkan untuk mengurangi Plt,” kata Iqbal

Bahkan Iqbal menyebut bahwa pelantikan tersebut sudah sesuai protokol kesehatan, dengan tidak mengundang dan tidak banyak orang yang hadir.

“Jadi tetap berlaku sosial distance. Diatur jaraknya satu meter. Dan yang hadir mengunakan pelindung (sarung tangan dan masker),” ungkapnya.

Sementara, dari nama nama yang telah dilantik sejumlah pejabat mendapatkan promosi jabatan, seperti dari jabatan eselon IIIb ke IIIa bahkan beberapa eselon IV naik ke eselon III

Pengamat Pemerintahan Bastian Lubis mengatakan pelantikan tersebut terjadi pergeseran jabatan, sehingga diduga adanya mutasi yang dilakukan oleh Pj Wali Kota Makassar.

Bahkan dari nama nama tersebut tak satupun yang menjabat Plt dilantik menjadi definitif, sehingga yang dikatakan oleh Pj Wali Kota Makassar, menurut Bastian diduga kuat terjadi pembohongan publik

“Itulah yang jadi soal, mana yang lowongnya, dan apakah benar sudah ada izin Kemendagrinya,” tanya Bastian.

Olehnya Bastian menegaskan bahwa pelantikan yang dilakukan oleh Pj Wali Kota Makassar Iqbal Samad Suhaeb adalah promosi jabatan bukan pengisian jabatan lowong

“Seharusnya ini Plt yang didefinitifkan bukan promosi jabatan atau pergeseran jabatan,” pungkasnya.

Diketahui, sejumlah pejabat yang mendapatkan promosi jabatan dari Lurah ke Sekretaris Camat, dari Kepala Bidang ke Sekretaris OPD dan Camat. Serta non job yang diangkat menjadi salah satu Kabid di Satpol PP dan Wadir di RSUD Daya. (**)