Irwan Adnan Tegaskan Bapenda Tidak Pernah Mengelola, Hanya Mengurus Pajak Parkir

MAKASSAR, LIPUTAN8.COM – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, Irwan Adnan menanggapi santai adanya tudingan jika Bapenda telah melampui kewenangan PD Parkir dalam pengelolaan parkir.

Menurutnya kewenangan Bapenda dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sudah sesuai aturan yang berlaku.

“Jadi sangat jelas kedudukan kewenangan Bapenda, fokus mengurusi pajak bukan pengelolaan, saya fikir ini yang harus diluruskan kepada publik dan pihak terkait termasuk jajaran PD Parkir, ” ungkap Irwan Adnan, jum’at (17/01/20).

Selain itu Irwan juga mengatakan jika pengelolaan Parkir itu ada pada PD Parkir, sementara Bapenda hanya menagih pajak parkir dari PD Parkir dan menarik pajak diatas lahan milik pemerintah.

“ Yang perlu dipahami dulu mana pajak dan yang mana retribusi, apa tendensi Bapenda berebut lahan parkir, yang kami tarik itu adalah pajak parkir yang ada diatas lahan pemerintah (fasum) untuk peruntukan parkir, kewenangan Bapenda yang itu, jelas kan, ” ujarnya.

“Fakta di lapangan, di Tokoh Agung itu ada tiga lahan parkir, ada tepi jalan, adalagi lahan disamping tokoh Agung yang jadi lahan parkir, itu tidak kami tarik pajaknya, karena memang memang bukan kewenangan kami, meskipun tepi jalan itu masuk dalam ketentuan retribusi, yang kami tari pajak parkirnya itu adalah yang di pelantaran parkir Tokoh Agung karena itu lahan pemerintah yang disiapkan untuk parkir,” jelasnya.

“Intinya kami dari Bependa sangat mendukung dan mengapresiasi ketika PD Parkir Makassar Raya ingin mengelola parkir secara profosional tanpa melibatkan lagi pihak pengelolah atau pihak – pihak lain lagi,” tutupnya. (**)