Kedepankan Pelayanan Prima, Samsat Jeneponto Bebas Calo dan Praktik Pungli

LIPUTAN8.COM, Jeneponto – Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kabupaten Jeneponto menerapkan pelayanan prima kepada masyarakat dan bebas dari calo dan pungutan liar (Pungli).

Kanit Regident Polres Jeneponto, Aldiansyah mengatakan dalam pelaksanaan pelayanan agar jangan ada praktik yang dapat melanggar aturan seperti calo dan pungli.

Kepada masyarakat, Aldi Karaeng Baso sapaan akrab Kanit Regident Samsat Jeneponto menyampaikan, agar dalam pengurusan surat-surat kendaraan agar melengkapi persyaratan yang diminta.

“Kepada masyarakat, agar melengkapi berkasnya, langsung ke bagian pendaftaran selanjutnya ke bagian kasir. Hindari calo, prosesnya cepat dan tidak susah,” pesan Ipda Aldiansyah saat dimintai konfirmasi, Senin (16/12/2019).

Ia menambahkan, jika ada oknum yang terindikasi melakukan hal yang melanggar SOP Samsat, pihaknya akan mengambil tindakan tegas sesuai dengan aturan. Selain itu, ia juga tidak mentolelir hal tersebut dan akan melaporkan ke tim Saber Pungli Polres Jeneponto.

“Kami sampaikan para petugas samsat jeneponto agar menghindari praktik pungli dan calo. kami tidak tinggal diam dan akan terus melakukan pengawasan,”tegas Aldiansyah.

Ia menegaskan, pihaknya setiap hari menyampaikan kepada jajarannya agar meningkatkan pelayanan bebas calo dan tidak ada pungli.

“Selama saya menjabat Kanit Regident belum ada keluhan atau aduan yang saya terima, mengenai pelayanan atau pungli. Justru kita lakukan layanan prima, proses cepat pengesahan STNK dan perpanjangan STNK 10 menit sudah selesai,” jelasnya.

Ia menambahkan, kalau pun terdapat riak-riak mungkin saja ada sekelompok orang tertentu yang ingin menjatuhkan nama baik Samsat Jeneponto.

Salah seorang warga Desa Lebang Manai, Kecamatan Rumbia, Hardi mengatakan Samsat Jeneponto sudah melakukan pelayanan sesuai dengan SOP nya berjalan cepat dan tepat.

“Kalau dikatakan ada pungli, itu hanya stigma saja. Saya selama mengurus plat motor, atau mengurus STNK semuanya aman aman saja, kita bayar sesuai dengan ketentuan yang ada dan itu fakta,” jelas Hardi. (**)

 

 

Penulis : Tejho
Editor    : Rafa