Bandar Sabu di Makassar Ditembak Mati, Polisi Sita 5,35 Kg Sabu

LIPUTAN8.COM, Makassar – Syahrul alias Chalu, 35 Tahun, warga jalan Rehabilitasi Cacat, Kelurahan Sinrijala, Kota Makassar ditembak mati oleh aparat Kepolisian karena berusaha kabur, setelah dilakukan penangkapan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Senin (9/12/2019).

Dari data yang dihinpun, Chalu adalah bandar narkoba jenis sabu. Ia terpaksa dilumpuhkan karena berusaha merebut senjata milik petugas saat dilakukan pengembangan untuk membongkar jaringan pelaku.

“Pelaku (Chalu) terpaksa dilumpuhkan karena berusaha merebut senjata anggota saat dilakukan pengembangan kasus,” kata Kapolda Sulsel, Irjen Pol Drs.Mas Guntur Laupe saat menggelar konferensi pers di Aula Bidokkes Polda Sulsel, Senin (9/12/2019).

Penangkapan bandar sabu yang rencananya akan mengedarakan barang haramnya itu di wilayah Sulawesi Selatan bermula saat Tim Ubur-ubur Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar menangkap dua orang pelaku lainnya.

Mereka adalah Akbar alias Oji, 24 Tahun dan As, 16 Tahun. Keduanya ditangkap saat membawa delapan sachet dengan berat 35 gram di Jalan Mallengkeri, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.

Dari hasil pemeriksaan kedua pelaku, aparat kepolisian mendapatkan informasi akan ada penyelundupan sabu melalui kargo Bandara Internasional Sultan Hasanuddin dengan jumlah besar.

Dari informasi tersebut, Tim Ubur-ubur Satnarkoba Polrestabes Makassar melakukan penyelidikan terkait pengiriman barang haram tersebut dalam jumlah banyak.

“Berawal dari penangkapan dua pelaku, anggota langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, pelaku Chalu berhasil ditangkap sesaat turun dari pesawat,” kata Irjen Pol Drs.Mas Guntur Laupe.

Dari penangkapan Chalu, kata Mas Guntur Laupe jajarannya berhasil mengamankan barang bukti berupa paketan dos yang berisik dua sachet besar sabu dengan berat 5 kilogram.

“Sabu yang dibawah oleh pelaku disamarkan dengan cara dibungkus dengan beberapa jumlah cemilan khas Pontianak. Sabu 5 Kg itu disimpan pelaku di dalam kerupuk dan dikirim melalui Kargo Lion Air menuju ke Kota Makassar,” jelasnya.

Hingga berita ini dirilis, jenazah Chalu masih berada di ruang jenazah RS Bhayangkara Makassar. Sementara keidq pelaku lainnya saat ini telah diamankan di Mako Polrestabes Makassar. (**)

 

 
Penulis : Tejho
Editor    : Aura