Pastikan Jenis Granat Meledak di Monas, Polisi : Kami Tunggu Hasil Labfor

LIPUTAN8.COM, Jakarta – Pasca ledakan yang terjadi di kawasan Monumen Nasional (Monas) pada Selasa, 2 Desember 2019, polisi terus melakukan penyelidikan untuk memastikan jenis granat yang meledak.

Kabagpenum Devisi Humas Mabes Polri, Kombes Pol Asep Adi Saputra mengungkapkan, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik untuk mengetahui jenis granat yang meledak di kawasan Monas, yang mengakibatkan dua oknum TNI.

Asep menyebutkan, jenis granat yang disampaikan oleh Kapolda Metro, Irjen Pol Gatot Eddy Pramono, masih sebatas dugaan jenis granat asap.

“Sementara yang sudah disampaikan oleh Kapolda Metro itu adalah sebuah dugaan dan itu nanti masih terus ada pendalaman,” tegas Asep Adi Saputra saat ditemui di Div Humas Mabes Polri, Rabu 4 Desember 2019.

Asep menegaskan, saat ini pihaknya terus melakukan penyelidikan dan pendalaman secara laboratoris terhadap kepastian apakah itu benar granat asap atau ada bentuk yang lainnya.

“Intinya untuk memastikan jenis granat yang meledak, kita masih menunggu hasil Labfor,” kata Kabagpenum Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Pol Asep Adi Saputra.

Asep menyebutkan bahwa Polri sendiri memiliki beberapa jenis granat termasuk granat asap. Selain itu, ia juga menyebutkan penggunaan granat asap itu pun akan menyesuaikan dengan kondisi dan lokasi dalam suatu kejadian.

“Polri memiliki beberapa jenis granat asap, baik dalam konteks penindakan terhadap eskalasi kejahatan tingkat tinggi, jelas Asep.

Selain dalam konteks penindakan eskalasi besar, penggunnaa granat asap kata Asep, pihaknya ada kaitan dengan etika yang harus disesuaikan dengan kondisi dalam suatu peristiwa.

Dampaknya pun, sambung Asep, akan berbeda pada setiap jenis granat yang digunakan. “Dampaknya sudah pasti berbeda (dengan yang meledak di Monas) sesuai dengan konteksnya, sementara ini kita masih tunggu hasil pemeriksaan dari Puslabfor,” sambungnya.

Diketahui, ledakan yang terjadi di kawasan Monas pada Selasa pagi, 2 Desember 2019 kemarin menyebabkan dua anggota TNI terluka. Serma F, mengalami luka pada bagian tangan sebelah kiri, sedangkan Praka G, mengalami luka di sekitar paha. Kedua korban diketahui saat itu tengah berolahraga.

 

 
Penulis : Tejho
Editor    : Andi Afdal