Banjir di PND, Pedagang Minta Kepala Pasar Daya Mundur

MAKASSAR, LIPUTAN8.COM — Hujan yang mengguyur sebagian wilayah Kota Makassar, Sabtu (29/11) sore, membuat sejumlah daerah di kecamatan Biringkanaya tergenang banjir. Seperti yang terjadi di Pasar Niaga Daya (PND).

Hampir semua bagian pasar tergenang banjir 10 hingga 15 cm. Bahkan dibebereapa titik ketinggian air mencapai betis orang dewasa. Tak terkecuali depan kantor pengelola PND.

Akibatnya pedagang rugi, karena selain kurangnya pengunjung yang masuk, barang dagangan mereka juga terancam rusak akibat banjir.

IMG-20191130-WA0126

H Kurdass, salah satu pedagang pasar Daya mengatakan, banjir di PND baru kali ini terjadi. Sebelumnya tidak pernah, dan ini paling parah sepanjang berdirinya Pasar Niaga Daya.

“Ini bukan genangan lagi, tapi banjir. Baru hujan sesaat sudah banjir. Parahnya ketinggian air sudah mencapai betis orang dewasa. Selain di ruas jalan utama pasar Daya, banjir juga merendam beberapa lods,” kata H Kurdass, Sabtu sore.

“Iya ini barusan terjadi, sebelum sebelumnya tidak pernah. Dulu kalau hujan hanya genangan-gengan kecil, dan hanya sementara, begitu hujannya redah, air-nya pun langsung surut. Sekarang banjir besar dan lama surutnya. Tentu kami pedagang dirugikan,” pungkasnya.

Kurdass menilai, pengelola pasar unit Daya baik KIK maupun PD Pasar tidak becus mengurus pasar. Mereka cuek dan tidak ada perhatian ke pasar.

“Pengelola pasar tahunya menarik restribusi saja. Tapi tidak ada yang perhatikan pasar. Kami pedagang seperti sapih perahan saja, setiap hari dipajak membayar retribusi, tapi hak-hak dan kenyamanan pedagang tidak diberikan,” ujarnya.

“Kepala pasar jangan tidur, kalau memang tidak mampu mengelola pasar, mudur saja. Masa hanya persoalan banjir, drainase buntu tidak bisa diatasi,” ketusnya.

Mestinya, lanjut Kurdass, pengelola pasar hadir dan memberikan solusi untuk penanganan darurat perbaikan drainase pasar. Paling tidak mengajak pedagang kerja bakti. Jangan menunggu anggaran, baru mau bergerak.

Sementara Kepala Unit Pasar Daya, Sirajuddin Patappe yang dikonfirmasi terkait banjir di PND mengatakan, kalau soal banjir itu tanggaung jawab KIK.

“Sudah lama saya konfirmasi sama KIK. Dan sudah dirapatkan itu. Mungkin dana belum mencukupi untuk dilaksanakan.

“Penanganan banjir di pasar Daya harus profesional kerjanya. Tidak cukup kalau hanya kerja bakti saja,” kilahnya. (man)