Minta Pelantikan Jokowi-Ma’ruf Ditunda, BEM UNM : Segera Terbitkan Perppu KPK

LIPUTAN8.COM, Makassar – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahaisiswa (BEM) Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali melakukan unjuk rasa, Jumat (18/10/2019) sore.

Aksi mahasiswa dengan menggunakan almamater kampus berlangsung di jalan AP Pettarani depan Gedung Phinisi UNM Makassar. Mereka meminta Presiden segera mengeluarkan Perppu KPK.

Tidak hanya itu, mahasiswa juga meminta pelantikan Jokowi-Ma,ruf pada tanggal 20 Oktober 2019 ditunda.

“Tunda pelantikan Jokowi, segera terbitkan Perppu KPK dan selesaikan kasus pelanggaran HAM,” teriak Presiden BEM UNM, Muh Aqsha Bs.

Aksi Mahasiswa Unm di Makassar menuntut pelantikan Jokowi-Ma'ruf Ditunda, Jumat (18/10/2019) Liputan8.Com /Tejho
Aksi Mahasiswa Unm di Makassar menuntut pelantikan Jokowi-Ma’ruf Ditunda, Jumat (18/10/2019) Liputan8.Com /Tejho. 

Selain permasalahan tersebut, Aqsha juga meminta pemerintah segera menyelesaikan masalah asap di Sumatera dan Kalimantan dan kasus pelanggaran HAM yang terjadi di Wamena.

“Kami juga menolak RUU yang tidak pro rakyat, beberapa kasus besar terkait pelanggaran HAM masih banyak yang belum terselesaikan,” tegas Aqsha.

Revisi UU KPK lanjut Aqsha, menyimpan banyak masalah mulai dari segi formal hingga substansi, baik dalam
proses pembentukan yang tidak transparan dan substansi perubahan itu berpotensi melemahkan KPK.

Pantauan di lokasi aksi mahasiswa dikawal ketat oleh aparat kepolisian dan TNI. Beberapa anggota lalu lintas juga terlihat sigap mengurangi kemacetan arus kendaraan karena mahasiswa menutup satu ruas jalan.

 

 
Penulis : Tejho
Editor    : Rafa