Sekda Makassar Pimpin Rapat Rencana Penyerahan PSU Tiga Perumahan

MAKASSAR, LIPUTAN8.COM – Pemerintah Kota Makassar terus menggalakkan penataan aset yang bersumber dari prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) perumahan.

Menurut Sekretaris Daerah Kota Makassar Muh Ansar, hal ini memang sudah menjadi tugas dari pemerintah kota dan sekaligus kewajiban bagi pengembang perumahan.

“Tentu kami sangat menghargai jika ada inisiatif dari para pelaku usaha perumahan untuk segera melakukan penyerahan PSU sejak awal,” kata Ansar saat memimpin rapat rencana penyerahan PSU perumahan dari tiga perusahaan, di Ruang Rapat Sekda Lt. 9 Balai Kota Makassar, Kamis (12/9/2019).

Ketiga rencana penyerahan PSU yang dimaksud masing-masing dari Perumahan Bukit Khatulistiwa I oleh PT Nusasembada Bangunindo di Jalan Perintis Kemerdekaan KM 14, Kelurahan Berua, Kecamatan Biringkanaya.

Perumahan Solthana Residence oleh PT Sinar Graha di Jalan Perjanjian Bongaya, Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, dan Perumahan Prima Griya Tonasa oleh PT Prima Karya Manunggal di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Pai, Kecamatan Biringkanya.

“Alhamdulillah pemerintahan kali ini lebih aktif meminta penyerahan fasum fasos sehingga ada saling pengertian antara kedua belah pihak. Makin cepat diberikan PSU-nya makin bagus,” sebut Ansar.

Ansar mengimbau agar kedepannya tidak ada lagi kesimpangsiuran terkait fasum fasos dengan harapan, site plan saat pengurusan untuk mengeluarkan IMB diserahkan lebih awal, sebelum selesai pembangunan perumahan yang bersangkutan. Termasuk surat-suratnya juga sudah harus diperjelas.

“Tentang serah terima fisik bisa belakangan,” pungkas Ansar.

Dengan demikian lanjut Ansar, tidak adalagi ditemukan kasus perubahan site plan. Ia sendiri pernah menemukan kasus terjadinya revisi site plan oleh pengusaha. Sehingga posisi fasum/fasos yang tergambar pada site plan saat pertama pengurusan IMB berbeda dengan site plan yang digunakan di lapangan. Hal ini tentu berdampak kaburnya posisi PSU.

“Silahkan kita lanjut proses penyerahan hari ini, tinggal kita tinjau nanti di lokasi. Kita tidak ingin ada lagi kesimpangsiuran mengenai PSU ini nantinya,” tutupnya. (*/Idris)