Polres Enrekang Jaring 29 Pelanggar, Satu Pelanggar Gunakan Hp Saat Berkendara

LIPUTAN8.COM, Enrekang – Operasi Patuh 2019 yang digelar jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Enrekang berhasil menjaring 29 kendaraan. 24 kendaraan diberi sanksi dan 5 kendaraan diberi sanksi teguran.

Dari 29 kendaraan yang diberikan tindakan, empat pengendara sepeda motor tidak menggunakan helem standar Standar Nasional Indonesia (SNI), tiga pengendara dibawah umur dan tiga pelanggaran lainnya.

Sementara untuk roda empat, satu pelanggaran menggunakan handphone saat berkendara, sepuluh pelanggaran karena tidak menggunakan safety belt dan tiga pelanggaran lainnya.

“Ada 29 pelanggar kita beri sanksi, 24 tindakan tilang dan satu pelanggar roda empat karena menggunakan handphone saat berkendara,” kata Kasat Lantas Polres Enrekang, Akp Abdul Azis kepada Liputan8.Com, Jumat (30/8/2019).

Untuk batang bukti yang diamankan kata Abdul Azis, pihaknya menyita 12 lembar Surat Ijin Mengemudi (SIM), 23 lembar Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (Stnk) dan unit kendaraan.

Kepada masyarakat, mantan Kasat Lantas Polres Sidrap itu menghimbau, agar kendaraan yang digunakan terlebih dahulu dicek kelengkapan surat-suratnya sebelum berkendara, agar operasi patuh yang digelar tidak menjadi hambatan bagi masyarakat dan agar setiap saat mengedepankan disiplin dalam berlalu lintas demi keselamatan di jalan.

“Surat kendaraan harus dilengkapi dan terpenting adalah mengendepankan disiplin saat berkendara dengan menaati rambu-rambu lalu lintas yang ada agar keselamatan tetap terjaga, karena itu yang paling utama,” jelas Kasat Lantas Polres Enrekang, Akp Abdul Azis.

Selain melakukan penindakan kepada pengendara sepeda motor dan pengemudi mobil yang melanggar, Satlantas Polres Enrekang juga memberikan himbauan atau penyeluhan tentang pentingnya kesadaran dalam menaati semua rambu-rambu Lalulintas.

“Di luar dari kegiatan Operasi Patuh, kita juga melakukan penyuluhan, patroli-patroli dan penjagaan di beberapa ruas jalan. Dari penyuluhan tersebut kita berharap pemahaman dan kesadaran masyarakat untuk taat berlalulintas ada, karena kita tentunya tidak mau adanya insiden di jalan raya saat berkendara,” Abdul Azis memungkasi.

 

 
Penulis : Tejho
Editor    : Aura