Milihat Lebih Dekat Mantan Ajudan Lago SBY yang Jualan Bakso di Makassar

MAKASSAR, LIPUTAN8.COM — Banyak pengusaha mendulang untung dari bisnis mie bakso. Dengan nilai omzet hingga jutaan rupiah per hari. Bakso Dass adalah salah satunya yang sukses dengan jualan mie bakso.

Bakso Dass memiliki sejumlah cabang diberbagai daerah di Indonesia, termasuk di Kota Makassar.

Bakso Dass terus berkembang di ranah perkulineran. Rasanya yang lebih kenyal dibandingkan bakso lainnya, membuat kuliner yang satu ini tengah membuat para foodies penasaran untuk mencobanya.

Tak heran bila sajian bakso Dass kini sangat mudah ditemukan, termasuk di Kota Makassar.

Lalu siapakah pemilik bakso Dass yang mendulang sukses dari jualan mie bakso itu ?

Dia adalah H Kurdass. Ia merupakan mantan Jurnalis TV Nasional, yang memulai bisnis jualan bakso sejak awal 2010 hingg sekarang.

Mantan ajudan lago Presiden ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Gatot Soewondo itu, tertarik menjual mie bakso karena sangat menjanjikan.

“Lumayan memang hasilnya, kalau diseriusi bisa besar. Banyak kok yang pedagang bakso yang punya kehidupan lebih baik bahkan menjadi pengusaha sukses dari jualan bakso,” ujar Dass sapan akrab H Kurdass.

Dass tak hanya sekedar jualan mie bakso. Dia juga mengembangkan usahanya dengan menjual ayam potong dibeberapa tempat di Makassar. Salah satunya di Pasar Niaga Daya (PND) Makassar.

Di PND, H Kurdass juga memiliki pabrik bakso, pabrik mie, dan ayam potong.

“Saya berjualan bakso, hanya mau membantu orang, mempekerjakan banyak orang. Saya mau menghabiskan sisah umurku ini, hanya untuk beramal dan menjalin silaturrahmi dengan semua orang. Saya ini sudah tua, sudah 60 tahun lebih. Jadi harus berburuh amal kebaikan kepada semua orang,” pungkas Dass, yang juga Pengurus DPD Partai Demokrat Sulsel Bidang Logistik dan Sumber Daya Daerah Periode 2016-2021.

“Sekarang ini saya memiliki 50 orang lebih karyawan. Semua itu adalah mantan preman, yang saya berdayakan. Jadi saya ini semata-mata hanya ingin beramal dan berbuat kebaikan kepada semua orang. Saya mau berteman, saya tidak suka berbenturan, tidak zamanmi,” ujar ayah 6 anak ini.

Diketahui bahwa Kurdas alias Dass adalah mantan Aktivis 89. Ia adalah salah satu eksekutor peristiwa 89 di Jakarta.

“Itu bagian dari masa lalu saya, sekarang ini saya mau berteman dan menjalin silaturrahmi dengan siapa saja,” tutur Dass, yang banyak terlibat sebagai panasehat dibeberapa perusahan besar di Indonesia. (man)