Kepala Pasar Daya Bantah Pernah Minta Jatah Depan Terminal

MAKASSAR, LIPUTAN8.COM — Kapala Unit Pasar Daya, Sirajuddin Patappe, membantah jika dirinya pernah meminta jatah tempat di depan Terminal Daya.

Menurutnya, apa yang dituduhkan kepada dirinya, pernah meminta jatah tempat di lokasi warung/kios petak-petak depan Terminal Daya, sama sekali tidak benar, itu fitnah.

“Tidak benar itu, saya di fitnah. Sejak kapan saya pernah minta jatah tempat di lokasi itu (Depan Terminal, red)? dan sama siapa saya meminta? harus diperjelas, karena ini menyangkut nama baik saya,” kata Sirajuddin Patappe yang juga Ketua Forum LPM Kecamatan Biringkanaya kepada liputan8.com, Jumat (9/8/2019) siang.

“Pak Kurdass harus bertanggungjawab atas pernyataanya di media online. Sebut siapa orang yang pernah saya mintai jatah-jatah seperti itu? buktikan, jangan asal bicara. Saya bisa polisikan dia atas pencemaran nama baik,” tutur Sirajuddin.

Dijelaskan bahwa, dirinya tidak pernah mencampuri urusan Terminal. Pihaknya juga tidak pernah komunikasi ke pengelola Terminal soal bangunan warung petak-petak di depan Terminal Daya.

“Bukan ranahku itu mau mencampuri Terminal. Terlalu jauh saya kesana kalau hanya urusan pedagang dan lapak-lapak. Kalau saya mau, banyakji lokasi di pasar Daya yang bisa saya tempati, tidak perlu saya ke terminal minta-minta. Ngapain saya mengemis ke Terminal,” pungkasnya.

“Saya ini orangnya bukan tipe peminta-minta, cobameki tanyakan ke pedagang pasar Daya, apakah saya pernah minta-minta jatah? teman dan keluargaku saja, kalau mereka minta fasilitas pasar saya tolak,” tegasnya.

Hal itu disampaikan Sirajuddin Patappe, membantah sekaligus mengklarifikasi pernyataan, Kurdass, pedagang depan Terminal Daya di media ini, yang menuding Kepala Unit Pasar Daya dan Lurah Daya pernah meminta jatah tempat di lokasi depan Terminal. (man)