GMTD Serahkan Fasum Fasos, Bukti Kerja KPK, Kejari dan Tim Aset Pemkot Makassar

LIPUTAN8.COM, MAKASSAR – Kerja keras Tim Aset Pemkot Makassar, Kejaksaan Negeri Makassar (Kejar) dan Korsubgah KPK RI Wilayah VIII, fasum fasos milik Pengembang PT. GMTD yang terletak di Kawasan jalan Tanjung Metro Makassar diserahkan kepada Pemerintah Kota Makassar, setelah sekian lama pihak PT. GMTD belum juga menyerahkan Fasum Fasosnya.

Diketahui sebelumnya, sebelum masa akhir jabatannya berakhir; Danny Pomanto bersama Korsupgah KPK Wilayah VIII, Kejari Makassar dan Tim Penyelamat Aset Pemkot Makassar, lahan GMTD menjadi salah satu terget investigasi fasum fasos yang diduga bersoal.

Kemudian dari hasil kajian dari Tim Aset, Kejari Makassar dan Korsupgah KPK RI wilayah VIII dibawah komando Aldiansyah Malik Nasution, melahirkan instruksi KPK RI kepada pemerintah Kota Makassar untuk segera mungkin mengeluarkan rekomendasi dalam bentuk Surat Kuasa Khusus bantuan hukum kepada pihak Jaksa Pengacara Negara (JPN) Kota Makassar.

“Kita (KPK) turun bersama – sama tim aset dan JPN Makassar dibeberapa titik fasum fasos dan sejumlah aset yang bersoal, dari situ kami instruksikan kepada Pemkot Makassar untuk segera mengeluarkan rekomendasi SKK dalam rangka meminta bantuan hukum kepad JPN, ” kata Aldiansyah Malik Nasution, beberapa waktu yang lalu

Yang pertama lahirlah 9 SKK Pemkot Makassar kepada Jaksa Pengacara Negara (JPN) Kota Makassar. Dari 9 SKK pertama itu, fasum fasos Sejak itu, JPN dibawah komando Kasidatun Kejari Makassar, Adnan, bersama Tim Aset Kota Makassar di bawah kendali kepala Inspekorat Makassar, Zainal Ibrahim dengan menggandeng, Disperkim, Dinas PM-PTSP, Dinas Tata Ruang, BKAD, Dinas Pertanahan dan Pihak BPN kota Makassar, melakukan kajian – kajian hukum dan verifikasi admistrasi diberbagai pertemuan khusus, bahkan dalam pertemuan – pertemuan tersebut, pihak GMTD ikut dihadirkan.

“Sejak 9 SKK diserahkan kepada kami (JPN), kami langsung bergerak cepat melakukan komunikasi dengan tim aset pemkot Makassar sebagai jalur koordinasi dalam penyelamatan dan pengawalan carut marut fasum fasos kota Makassar bukan hanya fasum fasos PT. GMTD tapi banyak lagi diluar dari 9 SKK, ” kata Adnan, rabu (17/7/19).

Sebelumnya, dari 9 SKK fasum fasos tersebut, melalui Kabid PSU Disperkim, Andi Garibaldi pernah menyampaikan, bahwa dari 9 SKK tersebut 7 diantaranya ditempuh melalui jalur nonlitigasi (negoisasi) dan 2 yakni fasum fasos PT. GMTD dan Fasum fasos Kompleks. (**)