Ditengah Perundingan Damai Taliban Kembali Lakukan Serangan

Taliban kembali menyerang markas aparat keamanan Afghanistan dengan bom mobil hari ini, Minggu (7/7). Padahal mereka sedang melakukan perundingan damai dengan Amerika Serikat di Qatar.

Serangan itu terjadi di Kota Ghazni. Taliban menargetkan kantor Badan Intelijen Afghanistan, NDS.

“Belasan aparat NDS meninggal atau terluka,” kata juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid.

Dalam peristiwa itu delapan aparat dan enam warga sipil meninggal. Ledakan bom juga melukai 140 orang.

“Jumlah korban kemungkinan bertambah,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Ghazni, Zaher Shah Nekmal.

Bertepatan dengan serangan itu, Taliban dan AS menggelar perundingan damai di Qatar.

Rencananya, AS akan menarik sekitar 14 ribu pasukannya dari Afghanistan jika kesepakatan damai itu tercapai. Sebagai gantinya, Taliban akan menjamin bahwa mereka tidak akan mengizinkan wilayahnya menjadi sarang kelompok radikal yang merencanakan serangan teror terhadap negara lain.

Utusan AS untuk perundingan dengan Taliban, Zalmay Khalilzad, menyatakan perundingan kali ini dianggap yang paling produktif. Namun, hasilnya belum bisa diketahui sampai Selasa pekan depan.

Taliban sempat menolak melakukan negosiasi dengan Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani. Upaya Ghani untuk menyatukan Taliban dengan pejabat Afghanistan di Doha gagal dan berakhir dengan perseteruan antara kedua pihak. Dilansir dari laman cnnindonesia.com