Dugaan Korupsi Proyek Pembangunan Pasar, Polisi Periksa Wabup Jeneponto

LIPUTAN8.COM , Makassar – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel maraton melakukan pemeriksaan saksi-saksi terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi Pembangunan Pasar Rakyat di Kabupaten Jeneponto.

Wakil Bupati Jeneponto, Paris Yasir diperiksa di Tipikor Polda Sulsel, Jumat (5/7/2019). Pemeriksaan terhadap orang orang dua di jajaran pemerintah daerah Kabupaten Jeneponto itu sekaitan dengan dugaan korupsi dalam pembangunan pasar rakyat yang menggunakan Dana Anggaran Khusus (DAK) Tahun 2017 lalu.

Bahkan kasus tersebut saat ini telah dinaikkan statusnya dari penyelidikan ke penyidikan atau tahap sidik pada Senin 24 Juni 2019, karena terbukti ada perbuatan melawan hukum.

“Setelah dilakukan pemeriksaan sejumlah saksi, maka perkara dugaan korupsi pembangunan pasar rakyat di Jeneponto, Sulsel, telah resmi dinaikkan statusnya dari penyelidikan ke penyidikan. Untuk Wakil Bupati, statusnya masih sebatas saksi,” kata Kasubdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulsel, Kompol Yudha Wiradjati.

Adapun proyek dua pasar rakyat yang terindikasi adanya perbuatan melawan hukum atau korupsi adalah masing-masing, Pasar Lassang-lassang, Desa Arungkeke, Kecamatan Arungkeke dan Pasar Paitanah Desa Paitanah Kecamatan Turatea. Kedua pasar rakyat ini dibangun menggunakan Dana Anggaran Khusus (DAK) pada tahun 2017 lalu dan disebut menelan anggaran senilai Rp2,5 miliar.

Dalam kasus ini, Yudha Wiradjati mengaku belum mengetahui pasti jumlah kerugian negara yang ditimbulkan, karena tim ahli dari BPKP Provinsi Sulsel sementara tengah melakukan penghitungan kerugian negaranya. Meski demikian, ia meyakini bahwa dalam proyek ini, dipastikan ada potensi kerugian negara.

“Potensi ada, tapi jumlah kerugian negara belum diketahui. Sementara dihitung oleh tim ahli,” jelasnya.

 

 

Penulis : Tejho
Editor    : Andi Afdal