Kongres II, KP-GRD Lahirkan Generasi Revolusioner

LIPUTAN8.COM, Makassar – Gerakan Revolusi Demokratik ( GRD ) melaksanakan Kongres II yang bertema ” Meretas Jalan Baru Menuju Demokrasi Sejati. Kongres tersebut dilaksanakan di gedung LPTQ Makassar dari tanggal 29-30 Juni 2019.

Pada pelaksanaan Kongres tersebut dihadiri seluruh anggota dan kader GRD yang aktif dari Komite Pusat hingga Komite Sektoral.

Andi Etus Mattumi selaku Demisioner KP-GRD mengatakan bahwa dalam kongres II, GRD memberikan pandangan umum tentang tema yang diusung sebagai spirit baru dalam perjuangan massa rakyat tertindas.

Penjabaran tentang pandangan umum tersebut kata Etus sapaan demisioner GRD, kemudian menjadikan rujukan dalam menentukan strategi taktik GRD selam dua tahun kedepannya.

Dari perdebatan panjang dalam forum kongres lanjut Etus tentang arah juang organisasi masa transisi demokrasi ini melahrikan beberapa resolusi.

“Diantaranya, mengganti sistem ekonomi nasional, mengintervensi semua medium liberalisasi politik, mewujudkan reforma agraria sejati,” kata Etus, Senin 1 Juli 2019.

Selain itu, melawan komersialisasi pendidikan dan mendeskripsikan Pemerintah Indonesia untuk memberikan Plebisit terhadap bangsa West Papua.

Tidak hanya melahirkan resolusi, dalam kongres KP-GRD ke II, juga melahrikan generasi baru yang semakin progresif revolusioner, dimana menempatkan beberapa nama di Komite Pusat Gerakan Revolusi Demokratik (KP-GRD).

Berikut nama-nama yang terpilih dalam Kongres II GRD :

1. Ketua Komite Pusat : Benediktus Dola
2. Sekertaris Jenderal : Juz an Abdul Rachman
3. Bendahara : Selviana Jeliman
4. Ketua Departemen Agitasi dan Propaganda : Rivand Riang
5. Ketua Departemen Pendidikan : Valerianus Amandus
6. Ketua Departemen Pengembangan Organisasi : Markus Borong
7. Kepala Badan Pangakalan Database : Leonardo Santus
8. Ketua Komite Sektor Yaspim : Fando Matanubun
9. Sekertaris Sektor Yaspim : Boni Yunarto
10. Bendahara Sektor Yaspim : Yovi Fatima.

“Kepada pemimpin baru yang terpilih mampu melakukan tugas dan kerja-kerja organisasi dengan baik. Tentunya dengan menjalankan 5 prinsip dasar organisasi tidak ada masalah,” Andi Etus Mattumi memungkasi.

 

 

Penulis : Tejho
Editor    : Rafa