Gelar Operasi Penertiban Pajak, Uptd Samsat Makassar 1 Cetak Ratusan Juta PAD

LIPUTAN8.COM, Makassar – Operasi penertiban pajak kendaraan yang dilaksanakan tim gabungan dari UPTD Samsat Makassar 1 Selatan, Jasa Raharja dan Satlantas Polrestabes Makassar dan Denpom TNI berhasil menjaring 371 unit kendaraan.

Penertiban pajak tersebut digelar tiga hari di Jalan Hertasning dan Jalan Alauddin Kota Makassar. Dari ratusan kendaraan yang terjaring menunggak pajaknya, baik kendaraan roda dua maupun roda empat.

Kepala UPTD Samsat Makassar 1 Selatan, Bustanul Arifin mengatakan, operasi penertiban pajak yang dilaksanakan adalah untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui sektor kendaraan bermotor.

“Tiga hari kita gelar operasi penertiban pajak, hasilnya 371 kendaraan terjaring yang pajaknya menunggak,” kata Bustanul Arifin, Kamis (20/6/2019).

Bustanul menambahkan, dari 371 kendaraan yang terjaring operasi terdapat 85 kendaraan yang dikenakan sanksi tilang dan selebihnya dikenakan sanksi berita acara pembayaran pajak kendaraan bermotor.

“85 kendaraan kita berikan sanksi tilang, yang lainnya dibuatkan berita acara pembayaran pajak.

IMG-20190620-WA0086

Dari tiga hari pelaksanaan operasi penertiban pajak kata Bustanul, pihaknya bisa mendapatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp. 219,4 juta lebih dari hasil pembayaran tunggakan pajak kendaraan,” Pemasukan PAD sebesar Rp. 219,4 juta dari pajak kendaraan,” bebernya.

Selain pelanggaran tunggakan pajak, pihaknya juga mendapati 70 kendaraan yang diduga menggunakan plat gantung yang tidak sesuai spektek.

“Untuk barang bukti diamankan oleh pihak kepolisian untuk proses pemeriksaan lebih lanjut, ada 12 unit kendaraan yang diamankan,” sambungnya.

Menurut Bustanul Arifin, masih banyak masyarakat yang belum melaksanakan kewajibannya sehingga dalam hal ini membayar pajak kendaraan. Dari hal tersebut, pihaknya akan terus melakukan penertiban pajak kendaraan di beberapa ruas jalan di Kota Makassar.

“Selain operasi penertiban pajak, kita juga mendatangi langsung rumah wajib pajak dengan harapan bisa menaikkan PAD pajak kendaraan. Kepada masyarakat mari taat pajak, datangki bayar pajakta, prosesnya cepat dan tidak susah,” Bustanul Arifin memungkasi.

 

 
Penulis : Tejho
Editor    : Rafa