Tidak Disiplin, Plt Sekwan DPRD Makassar Evaluasi 15 Tenaga Honorer

LIPUTAN8.COM, MAKASSAR — Belasan pegawai yang bertugas di Sekretariat DPRD Kota Makassar mendapat peringatan lisan. Ini disebabkan lantaran pegawai itu tidak disiplin.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Makassar Andi Bukti Djufri menyebut, sudah lama dirinya telah meminta kepada seluruh staf untuk disiplin dalam bekerja. Seruan disampaikan seminggu yang lalu.

“Saya sudah sampaikan seminggu yang lalu untuk disiplin dan aktif ikut apel pagi. Tetapi masih saja ada yang bolos dan terlambat masuk tanpa informasi. Padahal sekarang sudah canggih, bisa menyampaikan lewat pesan kalau toh ada halangan,” kata Bukti, Selasa (18/06).

Pada pemanggilan ini, Bukti menghadirkan 15 orang staf yang semuanya berstatus pegawai honorer. Pemanggilan untuk memberikan klarifikasi atau alasannya tidak hadir dan terlambat masuk kantor. Termasuk tidak memakai atribut lengkap.

“Hari ini (kemarin) saya memanggil 15 orang staf untuk memberikan klarifikasinya dan alasan tidak ikut apel dan menggunakan atribut pada pakaiannya. Ini kami evaluasi lagi,” tambahnya.

Bukti menyebut, jika teguran tiga kali tidak diindahkan, maka perpanjangan kontrak pegawai honorer bisa saja bermasalah. Karena setiap tahun akan dilakukan evaluasi kinerja pegawai kontrak atau honorer di Pemerintah Kota Makassar.

“Di Sekretariat DPRD ada 85 staf ASN dan 175 pegawai honorer. Untuk honorer setiap tahun dievaluasi, kalau kinerjanya kurang baik bisa saja tidak diperpanjang lagi,” tutupnya. (RF)