Diduga Jalin Cinta Segitiga, Pemuda Asal Kelurahan Bangkala Makassar Ini Dihujani Parang dan Busur

LIPUTAN8.COM, MAKASSARAR — Persoalan cinta memang kadang kita harus berhati – hati dalam memilih pasangan kekasih, sebab terkadang kita harus diperhadapkan dengan berbagai masalah.

Seperti itulah yang terjadi pada seorang pemuda yang menjadi korban kekerasan di Jalan Urip Sumiharjo, Kota Makassar, sabtu malam, 15 Juni 2019.

Laki – laki inisia Lr (42) tahun, warga Kecamatan Manggala Kelurahan Bangkala, harus dirawat di Rumah Sakit Ibnu Sina, akibat sebatang anak busur menancap tepat dipunggung dan harus mendapat jahitan.

Dari keterangan saksi yang enggan disebut namanya menuturkan, korban Lr sedang melintas di jalan Urip Sumiharjo bersama dengan seorang perempuan dengan menggunakan kendaraan roda dua sekira pukul 23. 30 Wita, sabtu malam (15/6/19).

Korban Lr dan kekasihnya tiba – tiba dihadang oleh sekelompok pemuda. Menurut keterangan korban usai menjalani perawatan dari pihak RS Ibnu Sina, pelaku tersebut diduga kuat adalah mantan pacar dari perempuan yang kini jadi kekasihnya.

“Tiba – tiba sekelompok orang langsung sikat saya diatas motor, entah alat apa yang digunakan, tapi saya lihat parang ditangan salah satu pelaku, ” terang Korban Lr, minggu dini hari, (16/6/19) di RS Ibnu Sina.

Lanjut korban, setelah saya terjatuh saya pun melawan, tapi karena jumlahnya yang lebih banyak, saya tidak tahu lagi, tapi yang terasa itu, sesuatu benda tertancap di punggung saya, ternyata busur, kata Lr (korban).

“Yang kena punggung saya busur, ” kata Lr.

Adapun keberadaan perempuan yang dibonceng oleh korban, menurut Korban Lr, kekasihnya itu dibawa lari oleh pelaku.

Dari keterangan salah satu keluarga korban seorang perempuan tua menggunakan jilban hitam, menceritakan sebab kejadian tersebut. Ia mengatakan, bahwa pelaku inisial SKR tersebut adalah laki – laki yang sangat menginginkan anaknya yang bernama MY. Namun MY tidak mau lagi berhubungan dengan pelaku SKR.

“Memang kurang ajar, anak saya sudah tidak mau lagi, tapi pelaku selalu saja mengejar anak saya, ” ujar Orang tua MY.

Diketahui saat kejadian tersebut, dengan gerakan cepat pihak Kepolisian Sektor Panakukang langsung mengamankan situasi tersebut dan menyelamatkan korban sambil melarikan ke RS Ibnu Sina untuk di berikan pertolongan. Sampai berita ini diturunkan, setelah menerima laporan resmi korban, pihak kepolisian Resort Panakukang langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku. (**)