Kejati Diminta Usut Proyek Peningkatan Jalan dan Talud Bambalamotu

MAKASSAR, LIPUTAN8.COM — Celebes Law And Transperency (CLAT) meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, untuk mengusut adanya dugaan penyimpangan, dalam proyek peningkatan jalan dan talud di Desa Pangiang, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Mamuju Utara.

Proyek tersebut diketahui, dikerjakan menggunakan anggaran tahun 2018 sebesar Rp26 miliar.

Ketua CLAT, Irvan Sabang mengatakan jika proyek tersebut, diduga dikerjakan asal-asalan. “Tidak masuk akal, masa jalanan baru selesai dikerja, sudah ada yang pecah-pecah, kami menduga proyek ini dikerja asal-asalan,” tukas Irvan Sabang.

Bahkan pengerjaan taludnya pun, sudah ada yang pecah-pecah dan tidak terplester. Irvan menduga selain dikerja asal-asalan, disinyalir juga ada indikasi pengurangan volume yang tidak sesuai spesifikasi.

“Kami menduga kuat adanya dugaan penyimpangan dalam proyek tersebut. Yang dapat berdampak pada timbulnya kerugian negara, serta dapat merugikan masyarakat,” tandasnya.

Terutama bagi masyarakat yang berada di Desa Pangiang, Kecamatan Bambalamotu, Pasangkayu, Kabupaten Mamuju Utara.

“Makanya kami meminta kepada pihak Kejati Sulsel untuk turun tangan mengusut proyek ini,” imbuh Irvan.

Apalagi ini menyangkut kepentingan masyarakat dan kebutuhan masyarakat yang ada di daerah tersebut. (fik)