Pecat Karyawan Sepihak, Hotel Helios Bone Diduga Maladministrasi

LIPUTAN8.COM, MAKASSAR – Hotel Helios Bone diduga memecat sepihak salah satu karyawannya. Pemecatan itu pun diduga mengalami maladministrasi.

Karyawan itu adalah AS, ceritanya bermula ketika dia mengajukan resign pada tangga 27 Desember 2018 lalu. Namun surat pengunduran itu dia tarik kembali pada 11 Januari 2019 yang disetujui dan diterima oleh General Manager (GM) Hotel Helios Bone.

Pada tanggal 12 Januari 2019 bersama salah satu Dewan Komisaris bernama Agus dan Romi Yansjah Nor yang juga GM Hotel Helios Bone memanggil AS. Pemanggilan AS adalah untuk membicarakan perihal pengajuan surat resign dan pembatalannya yang telah disetujui oleh GM.

“Saat itu saya dipanggil untuk membicarakan terkait surat pengunduran diri saya oleh GM bersama Dewan Komisaris,” kata AS dalam keterangan tertulisnya, Jumat (1/02/2019).

AS menambahkan, dua pekan setelah pertemuan itu tepatnya 24 Januari 2019, dirinya menerima surat dari Dewan Komisaris PT Mapeta serta GM Hotel Helios untuk menerima dan memberikan persetujuan atas pengunduran dirinya. Padahal sebelumnya, AS telah membatalkan resignnya yang juga telah disetujui oleh GM Hotel walapun penyampaian hanya bersifat lisan tanpa tanda tangan dari manajemen hotel.

“Tanggal 24 Januari 2019 kemarin, saya tiba-tiba terima surat bahwa surat pengunduran diri saya di setujui. Padahal sebelumnya surat itu saya batalkan yang juga dari GM menyetujui itu, walaupun hal itu secara lisan saja,” jelas AS. (Rls/Tejho)

 

 

 

Editor : Rafa