Begini Modus Operandi Oknum Teller Gelapkan Uang Nasabah Senilai Rp2,3 Miliar

LIPUTAN8.COM, MAKASSAR – Petugas Subdit 2, Fismondev Dit Reskrimsus Polda Sulsel menangkap Rika Dwi Merdekawati (28), oknum karyawan (Teller) Bank BRI Unit Toddopuli, Cabang Panakkukang, Kota Makassar, karenamenggelapkan uang nasabah ditaksir senilai Rp 2,3 Miliar.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani menjelaskan bahwa pelaku menjalankan aksinya dengan seorang diri atau pemain tunggal. Aksi kejahatan perbankan tersebut telah lama digeluti pelaku yakni mulai pada bulan April 2018 lalu.

“Pelaku melakukan aksinya seorang diri dan selama ia beraksi, ia berhasil menggelapkan dana nasabah sebesar Rp 2,3 Miliar,” kata Dicky Sondani saat konferensi pers di Mapolda Sulsel, Rabu (30/1/2019) sore.

Dicky menjelaskan, modus operandi pelaku melancarkan aksinya adalah dengan mengambil dana nasabah dengan memalukan tanda tangan pada slip penarikan. Kemudian, Rika menginput jumlah nominal dana yang akan di tarik pada sistem BRINET BRI. Selanjutnya, slip penarikannya disimpan di kantor sebagai bukti kas penarikan tunai sehingga pihak nasabah Bank BRI tidak mengetahui bahwa tersangka telah mengambil uang nasabah.

Kemudian modus kedua pelaku adalah dengan mengambil keseluruhan dana nasabah yang datang ke kantor BRI untuk melakukan penyetoran atau penarikan melalui teller (tersangka). Dana nasabah tersebut tidak di input melalui sistem BRINET BRI, melainkan dimasukkan kedalam catatannya di Software Excel yang dibuat sendiri dalam komputer yang terdapat di kantor Bank BRI, dan kemudian mencetak dibuku rekening nasabah.

“Dengan kedua cara pelaku ini, pihak Bank BRI tidak mengetahui bahwa tellernya ini telah mengambil uang atau dana nasabah yang terdapat di BRI. Dan pihak tersangka pun telah mengaku mengembalikan uang nasabah sebanyak Rp200 juta,” jelasnya.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita barang bukti berupa satu buah buku catatan milik tersangka dan satu rangkap rekening edisi Bank BRI Unit Toddopuli, Makassar.

Diberitakan sebelumnya, kasus ini mulai terbongkar saat pihak Bank BRI mendatangai Mapolda Sulsel untuk melaporkan hal tersebut. Tidak butuh lama, pelaku pun berhasil ditangkap di loby Hotel Gammara di Jalan Metro Tanjung Bunga, pada 26 Januari 2019 lalu.

Dan atas perbuatannya, tersangka diancam hukuman serendah-rendahnya 5 tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara dan denda sekurang-kurangnya Rp10 Juta dan paling banyak Rp 200 Miliar.

 

 

Penulis : Tejho
Editor    : Rafa