Mobil Avanza yang Diberondong Peluru Ternyata Komplotan Pencurian Baterai Tower

LIPUTAN8.COM, MAKASSAR – Mobil Avanza dengan nomor polisi DD 1296 MC yang terparkir di Jalan Ir Sutami, Kota Makassar, dengan kondisi penuh bekas tembakan senjata api, diketahui ternyata milik komplotan perampok baterai tower milik Telkomsel, Selasa (8/1/2019) pagi tadi.

Hal tersebut di sampaikan Panit Tim Khusus (Timsus) Polda Sulsel, Ipda Artenius MB. Ia mengungkapkan peristiwa tersebut bermula saat adanya laporan Polisi terkait pencurian baterai tower milik Telkomsel, sehingga personel gabungan dari Timsus Polda sulsel dan Jatanras Polres Maros langsung melakukan penyelidikan.

Artenius menjelaskan, setelah mengetahui keberadaan salah satu pelaku, Kifli sementara berada di rumahnya, anggota langsung bergerak cepat dan akhirnya berhasil mengamkan pelaku. Dan setelah dilakalukan pemeriksaan, pelaku lainnya ternyata berdekatan rumah dengan pelaku Kifli, sehingga langsung melakukan penangkapan.

“Setelah kita berhasil mengamankan kedua pelaku, kita langsung melakukan pengembangan,” jelas Panit Timsus Polda Sulsel, Ipda Artenius MB, Selasa (8/1/2019).

Dia melanjutkan, berdasarkan pengakuan kedua pelaku, dua rekan pelaku yang lain masing-masing Rudi dan Pudding berada di Kabupaten Maros. Sehingga personel gabungan ini pun langsung bergerak ke Kabupaten Maros ke lokasi persembunyian pelaku.

Melihat kedatangan polisi, Rudi dan Pudding pun langsung berusaha untuk melarikan diri dengan naik ke mobilnya lalu tancap gas dan kabur menuju ke Kota Makassar. Polisi pun tak ingin gagal meringkus pelaku, sehingga mereka pun saling kejar-kejaran. Dan pada akhirnya, pertarungan ini pun di menangkan polisi.

“Dilakukan pengejaran dan diberikan tembakan keudara untuk menghentikan laju kendaraan tersangka. Namun Rudi tetap saja mengemudikan kendaraannya dengan kecepatan tinggi, sehingga dilakukan tembakan pada kaca mobil dan ban mobil di jalan Ir. Sutami sehingga mobil tersebut berhenti karena mengalami pecah ban dan masuk ke dalam selokan,” jelasnya.

Melihat mobil pelaku berhenti, polisi langsung melakukan pengecekan dan melihat Rudi tertembak pada bagian dada sebanyak dua kali dan betis sekali, sementara rekannya juga mengalami luka tembak pada punggung dan pahanya.

“Kedua tersangka sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk diberikan perawatan medis. Namun, nyawa Rudi tidak dapat tertolong dan meninggal dunia dan rekannya masih sementara diberikan perawatan medis,” tambahnya.

Hingga berita ini dirilis, polisi berhasil mengamankan komplotan pelaku pencurian baterie tower milik Telkomsel adalah Zulkifli alias Kifli (21) Jalan Baji Minasa, Rahmat Anwar Guntur alias Nua (25) Jalan Baji Minasa, Rezki Saripuddin alias Pudding (21) warga Baji Minasa, dan seorang pelaku yang tewas tertembak adalah Rudi bin Kamaruddin alias Rudi (40) warga Baji Minasa Makassar.

 

 

 

Penulis : Tejho
Editor    : Rafa