Polres Maros Lepas Pemilik dan Bahan Bom Ikan yang Ditangkap TNI

LIPUTAN8.COM, MAKASSAR – Pemilik delapan karung pupuk yang kandungannya diduga bisa untuk pembuatan bom ikan yang ditemukan di Desa Bori Masunggu, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, Rabu 2 Januari 2019, tak menjalani proses hukum di Polres Maros.

Hal itu diungkapkan langsung Kapolres Maros AKBP Richard. Ia menyebutkan pemilik pupuk tersebut belum bisa dibuktikan penyalahgunaannya, karena keterangan yang diperoleh pupuk tersebut dipergunakan untuk tanaman pertanian.

“Sejak semula sudah kita amankan bersama pupuknya, dan setelah kita berkordinasi dengan dinas terkait bahwa pupuk tersebut legal, sehingga kita kembalikan ke pemiliknya,” kata Kapolres Maros, AKBP Richard saat dikomfirmasi, Jumat (4/1/2019) siang.

Richard menjelaskan, pupuk kelapa sawit dengan merek Cantik yang diduga mengandung Amonuim, NO3 dan Calcium telah dilakalukan uji sambel di Balai Proteksi Tanaman Pangan yang dinyatakan terdaftar.

“Sudah di teliti kandungannya di Balai Proteksi Tanaman Pangan dan terdaftar, tentunya sudah diuji sebelum pupuk ini di daftarkan,” jelas Richard.

Diberitakan sebelumnya, delapan pupuk karung pupuk yang mengandung bahan pembuatan bom ditemukan oleh salah seorang warga di Desa Bori Masunggu, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros.

HZ, warga yang menemukan pupuk tersebut di tumpukan karung di pinggir Dermaga Dusun Tekolabbua kemudian melaporkan kepada salah satu anggota Intel Kodim 1422 Maros. Setelah dilakukan pemeriksaan, pupuk dengan isi 50 kg itupun diamankan di Makodim 1422 Maros.

Dari diamankannya delapan karung pupuk tersebut kemudian diperoleh informasi jika pemiliknya adalah MS, warga Biringkanaya, Kota Makassar. Tidak hanya itu, MS juga diketahui sebagai mantan pembuat bom ikan dan beralih menjadi pemasok pupuk di Kabupaten Pangkep. Pupuk tersebut di peroleh dari salah satu toko Tani di Jalan Veteran, Kota Makassar.

 
Penulis : Tejho
Editor : Andi Afdal